Belanja APBD Sleman Baru 31 Persen, Harga BBM Hambat Proyek Fisik
Realisasi belanja APBD Sleman hingga Mei 2026 baru mencapai 31,22 persen. Fluktuasi harga BBM menjadi salah satu penyebab lambatnya pelaksanaan proyek fisik.
Sapi, hewan kurban - Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melakukan penjagaan ketat lalu lintas ternak di Kapanewon Prambanan yang berbatasan langsung dengan Gunungkidul. Penjagaan ini merupakan tindak lanjut kasus antraks yang kembali muncul di Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman, Suparmono mengatakan pihaknya telah bertemu dengan petugas medik veteriner dan paramedik veteriner guna membahas kasus antraks dan potensi persebarannya.
“Utamanya itu wilayah yang memang berbatasan langsung dengan lokasi terjadinya serangan,” kata Suparmono dihubungi, Kamis (20/2/2025).
Suparmono menambahkan peternak perlu terlibat dalam menjaga lalu lintas ternak. Pasalnya, peternak berinteraksi langsung dengan hewan ternak dan terlibat proses jual-beli ternak. DP3 juga terus melakukan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) pencegahan antraks kepada kelompok-kelompok ternak. Adapun pengawasan DP3 rutin lakukan melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Kepala UPTD Pasar Hewan Ambarketawang dan Rumah Potong Hewan, Yuda Andi Nugroho mengatakan pihanya terus melakukan upaya kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit menular pada hewan.
“Kalau instruksi khusus kaitannya dengan kasus antraks di Gunungkidul belum ada. Kami masih seperti biasanya, pecegahan rutin. Kami tetap waspada,” kata Yuda.
BACA JUGA: Karbohidrat Kompleks Lebih Menyehatkan Tubuh, Simak Penjelasan dan Contoh Makanannya
Yuda menambahkan DP3 telah menginstruksikan kepada setiap petugas kesehatan hewan dan UPTD untuk mendorong capaian vaksinasi di masing-masing kapanewon. Vaksinasi ini akan sangat berdampak terhadap pencegahan penyebaran penyakit dan meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam transaksi jual-beli ternak.
Disinggung ihwal harga sapi, dia mengaku harga sapi hidup potong per kg berkisar antara Rp47.000–Rp48.000.
“Kalau harga pedet jatuh. Jatuh Rp1 juta hingga Rp2 juta. Ada yang menjual sekitar Rp12 juta per ekor. Mungkin masih pada takut beli,” katanya.
Adapun jumlah sapi masuk ke Pasar Hewan Ambarketawang yang sebelumnya anjlok di bawah 100 ekor, saat ini jumlah ada kenaikan menjadi sekitar 180 ekor.
Pedagang ternak mulai berani menawarkan dan membeli ternak di pasar. Hal ini tidak lepas dari gencarnya vaksinasi di Kabupaten Sleman.
“Imbauan kami di pasar hewan agar ternak yang dibawa dalam kondisi sehat. Itu harus. Kalau sakit atau bergejala ya kami tolak,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi belanja APBD Sleman hingga Mei 2026 baru mencapai 31,22 persen. Fluktuasi harga BBM menjadi salah satu penyebab lambatnya pelaksanaan proyek fisik.
Kenali batas demam pada anak, gejala berbahaya, dan kapan harus ke dokter agar orang tua tidak salah langkah.
Toy Story 5 catat debut Rp5,5 triliun di box office global dan pecahkan rekor film animasi 2026.
Thailand tak undang Indonesia ke Piala Raja 2026 karena alasan strategi jelang Piala Asia 2027, bukan karena rivalitas.
Alergi susu pada bayi bisa terjadi sejak dini akibat protein susu sapi. Kenali gejala, faktor risiko, dan cara penanganannya.
Krisis chip AI membuat harga smartphone naik tajam 2026 dan pengiriman global diprediksi turun hingga 15 persen.