Delapan Pekerja di Gunungkidul Kena PHK, Efisiensi Mulai Berdampak
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
Ilustrasi Ujian Nasional SD
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memutuskan menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN). Sebagaimana diketahui bersama pelaksanaan UN sudah dihentikan sejak 2021 dan sebagai gantinya di kabupaten-kota DIY digelar Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD).
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi berkaitan dengan wacana mengganti UN dengan TKA. Namun demikian, hingga sekarang belum menerima petunjuk teknis resmi berkaitan dengan kebijakan tersebut.
BACA JUGA: UN Bakal Digelar dalam Format Baru November Mendatang, Ini Alasan Menteri Pendidikan
Nunuk memastikan siap menggelar tes pengganti UN ini. Terlebih lagi, keberadaan UN sebenarnya sudah ditiadakan sejak 2021 dan digantikan dengan ASPD. “Ya kalau ada TKA [pengganti UN], maka ASPD akan ditiadakan. Tapi, hingga sekarang belum ada juknis untuk pelaksanaan kebijakan yang baru,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Agus Subaryanta. Menurut dia, sudah ada koordinasi antar dinas Pendidikan di lingkup Pemerintah DIY.
Hasil pertemuan ini, katanya, ada kesepakatan untuk melaksanakan pengganti UN apabila sudah ada instruksi resmi dari Kementerian. Namun, sambung dia, apabila belum bisa terlaksana, maka ASPD akan tetap digelar di tahun ini.
“ASPD digelar sebagai tindaklanjut adanya penghapusan UN yang dilaksanakan beberapa tahun lalu,” kata Agus.
Menurut dia, secara prinsip akan mengikuti kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat. Baik ASPD maupun TKA, kata Agus, hasil tes ini nantinya menjadi salah satu instrumen dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di tahun ajaran 2025-2026.
“Intinya masih menunggu. Kalau TKA sudah dijalankan, maka ASPD ditiadakan. Tapi, jika TKA belum dijalankan, maka ASPD tetap dijalankan karena menjadi salah satu instrument para siswa melanjutkan sekolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan pekerja di Gunungkidul terkena PHK hingga akhir Juni 2026. Efisiensi perusahaan dan kondisi ekonomi global disebut menjadi pemicu utama.
PSIM Jogja resmi melepas Fahreza Sudin jelang Super League 2026/2027. Gelandang asal Ternate itu menjadi pemain keenam yang berpisah.
Kunjungan Narendra Modi ke Candi Prambanan membuat akses wisata dialihkan selama 7-8 Juli 2026. Wisatawan tetap dapat berkunjung ke sejumlah area.
JadePuffer menjadi ransomware berbasis AI pertama yang mampu menjalankan serangan siber secara mandiri dan adaptif tanpa banyak campur tangan manusia.
Bupati Bantul akan memanggil manajemen RSGM untuk membahas tunggakan gaji 36 eks pekerja yang belum dibayarkan selama empat bulan.
Polresta Jogja memburu satu DPO baru dalam kasus pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja. Pria itu diduga mendanai pelarian tersangka ke Cilacap.