DPRD Gunungkidul Soroti Proyek Strategis yang Belum Jalan
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
Ilustrasi Ujian Nasional SD
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memutuskan menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN). Sebagaimana diketahui bersama pelaksanaan UN sudah dihentikan sejak 2021 dan sebagai gantinya di kabupaten-kota DIY digelar Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD).
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi berkaitan dengan wacana mengganti UN dengan TKA. Namun demikian, hingga sekarang belum menerima petunjuk teknis resmi berkaitan dengan kebijakan tersebut.
BACA JUGA: UN Bakal Digelar dalam Format Baru November Mendatang, Ini Alasan Menteri Pendidikan
Nunuk memastikan siap menggelar tes pengganti UN ini. Terlebih lagi, keberadaan UN sebenarnya sudah ditiadakan sejak 2021 dan digantikan dengan ASPD. “Ya kalau ada TKA [pengganti UN], maka ASPD akan ditiadakan. Tapi, hingga sekarang belum ada juknis untuk pelaksanaan kebijakan yang baru,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Agus Subaryanta. Menurut dia, sudah ada koordinasi antar dinas Pendidikan di lingkup Pemerintah DIY.
Hasil pertemuan ini, katanya, ada kesepakatan untuk melaksanakan pengganti UN apabila sudah ada instruksi resmi dari Kementerian. Namun, sambung dia, apabila belum bisa terlaksana, maka ASPD akan tetap digelar di tahun ini.
“ASPD digelar sebagai tindaklanjut adanya penghapusan UN yang dilaksanakan beberapa tahun lalu,” kata Agus.
Menurut dia, secara prinsip akan mengikuti kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat. Baik ASPD maupun TKA, kata Agus, hasil tes ini nantinya menjadi salah satu instrumen dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di tahun ajaran 2025-2026.
“Intinya masih menunggu. Kalau TKA sudah dijalankan, maka ASPD ditiadakan. Tapi, jika TKA belum dijalankan, maka ASPD tetap dijalankan karena menjadi salah satu instrument para siswa melanjutkan sekolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
Mahasiswa UGM dan UIN adu inovasi mengubah eks tambang timah Belitung menjadi desa wisata berkelanjutan berbasis lingkungan dan ekonomi kreatif.
Rupiah melemah hingga Rp17.800 per dolar AS. DPR menilai kondisi ini dipicu sentimen, bukan krisis seperti 1998. Ini penjelasannya.
Program MBG menjangkau 62,4 juta penerima di Indonesia. Siswa mendominasi, total 8,3 miliar porsi telah disalurkan sejak 2025.
BTN telah menyalurkan 6 juta KPR untuk desil 3. Simak strategi KPR subsidi, BSPS, hingga digitalisasi untuk menjangkau masyarakat unbanked.
Megawati Soekarnoputri bersama keluarga melakukan pertemuan dan santap malam dengan Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X