Advertisement
Tak Lagi Kontroversial, Puasa Jemaah Aolia Gunungkidul Kini Ikuti Aturan Pemerintah
Imam Jemaah Aolia bernama KH. Ibnu Hajar Pranolo atau akrab disapa Mbah Benu. - Harian Jogja - Andreas Yuda Pramono.
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tahun lalu, jemaah Aolia di Kapanewon Panggang sempat membuat geger dikarenakan melaksanakan puasa lebih awal. Akan tetapi, untuk tahun ini, mereka mengikuti aturan dari pemerintah.
Putra kelima pendiri Jemaah Aolia Mbah Benu, Daud Mastein mengatakan belum melaksanakan puasa. Dia berdalih pelaksanaan ibadah ini akan mengikuti ketetapan dari Pemerintah Pusat.
Advertisement
Daud memastikan tidak ada alasan lain kenapa jemaah belum melaksanakan puasa lebih awal seperti yang terlaksana di tahun-tahun sebelumnya. “Kami sebagai warga negara yang baik, maka akan mengikuti aturan pemerintah. Ini juga bagian untuk menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan,” katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (28/2/2025).
BACA JUGA: Sejarah Berdirinya Masjid Aolia Gunungkidul, Mbah Benu Gunakan Pendekatan Budaya ke Masyarakat
Menurut dia, tidak ada persiapan khusus untuk menyambut Bulan Puasa di tahun ini karena para jemaah tetap beraktivitas seperti biasa. “Kepastian Salat Tarawih juga menunggu pengumuman dari Pemerintah Pusat. Kalau sudah pasti, maka kami siap menggelarnya,” katanya.
Terpisah, Kepala Kemenag Gunungkidul, Mukotip memberikan apresiasi terhadap jemaah Aolia yang menunggu keputusan dari pemerintah dalam pelaksanaan Puasa. Meski demikian, pihaknya tidak akan memaksakan terhadap suatu keyakinan karena terpenting ada kajian bersama secara baik. “Intinya kami bersyukur karena tidak ada polemik seperti sebelumnya. Yang terpenting adalah memiliki sudut pandang yang sama untuk memaknai secara semestinya,” kata Mukotip.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Trump Unggah Gambar Presiden Sementara Venezuela di Truth Social
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



