Dishub Bantul Renovasi 133 Lampu Trotoar Jalan Sudirman
Dishub Bantul menganggarkan Rp399 juta untuk memperbaiki 133 lampu trotoar di Jalan Jenderal Sudirman agar lebih aman dan menarik.
Sebanyak 2.000 peserta mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 Kabupaten Gunungkidul, DIY, Sabtu (2/11/2024). Antara/ist-Humas Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, BANTUL–Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bantul tengah mendata calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diterima di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul.
Pendataan ini mencakup mereka yang telah mengajukan surat pengunduran diri dari perusahaan tempat bekerja sebelumnya akibat pengunduran jadwal pengangkatan CPNS menjadi Oktober 2025.
Kepala BKPSDM Bantul, Isa Budihartomo menjelaskan, proses ini masih berlangsung dan belum rampung. “Kami sedang mendata CPNS yang diterima di lingkungan Pemkab Bantul dan telah mengajukan surat pengunduran diri ke perusahaan tempat mereka bekerja sebelumnya. Masih dalam proses, belum selesai,” ujarnya, Selasa (11/3/2025).
BACA JUGA: Pengangkatan CPNS Diundur, Peserta Lolos Seleksi Kebingungan Terlanjur Resign
Menurut Isa, pendataan ini bersifat kolektif, di mana BKPSDM mengumpulkan data dari seluruh CPNS yang telah diterima. Isa menyebutkan bahwa pihaknya tidak menetapkan batas waktu, tetapi akan selesai setelah semua data terkumpul. “Kalau semuanya sudah menginformasikan, berarti selesai karena kami sebar melalui grup aplikasi perpesanan," katanya.
Untuk mempermudah pendataan, BKPSDM menyediakan kanal khusus bagi para CPNS. “Kami kasih link untuk mengisi data, jadi lebih mudah. Nanti setelah terkumpul semua akan diserahkan ke pusat, instruksinya begitu,” tambahnya. Pendataan ini dibuka mulai hari ini, seiring dengan instruksi baru yang diterima dari pusat.
Pendataan ini hanya berlaku untuk CPNS di lingkungan Pemkab Bantul dan tidak mencakup Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Yang pendataan itu khusus CPNS, bukan P3K,” kata Isa.
Terkait dampak penundaan pengangkatan CPNS terhadap kinerja pemerintahan, Isa menyatakan bahwa pihaknya masih belum bisa melihat pengaruhnya secara langsung. “Kami belum bisa melihat efeknya sekarang karena ini masih berkala. Mungkin akhir tahun nanti bisa dibandingkan dengan kinerja tahun sebelumnya,” jelasnya.
Diketahui, pada rekrutmen CPNS 2024, Kabupaten Bantul mendapatkan kuota 800 formasi, terdiri dari 114 CPNS dan 686 CPPPK. Isa mengatakan bahwa proses pemberkasan CASN Bantul telah selesai dan siap dikirimkan ke Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SiASN) sesuai jadwal.
BKPSDM juga terus memantau perkembangan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). “Kami selalu update informasi dan menyampaikannya melalui grup,” kata Isa.
Sebelumnya, Menteri PANRB Rini Widyantini mengumumkan bahwa pengangkatan CPNS 2024 yang semula dijadwalkan pada Maret 2025, diundur menjadi Oktober 2025. Sedangkan pengangkatan PPPK yang awalnya direncanakan pada Oktober 2025, mundur menjadi Maret 2026.
Rini menyebutkan bahwa alasan utama penundaan ini adalah untuk mendukung tujuh agenda transformasi manajemen aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam hal rekrutmen dan jabatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub Bantul menganggarkan Rp399 juta untuk memperbaiki 133 lampu trotoar di Jalan Jenderal Sudirman agar lebih aman dan menarik.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
LBC Hotels Group, yang menaungi 9 unit hotel dan 2 resort ternama di Yogyakarta, kembali menggelar Table Top & Business Gathering #2