28 UMKM Kuliner Jogja Ikuti Kurasi, Bidik Pasar Ritel dan Hotel
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Wisatawan sedang bermain air di pantai Parangtritis Bantul./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul memperkirakan kunjungan wisatawan ke Bantul pada Lebaran 2025 akan menurun. Dinpar Bantul menuturkan beberapa penyebabnya.
Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul Markus Purnomo Adi yang akrab disapa Ipung memperkirakan akan terjadi penurunan kunjungan selama momen libur Lebaran tahun ini.
"Lebaran tahun ini menurun dibandingkan dengan [Lebaran] tahun lalu sebesar 16-20%," katanya, Senin (24/3/2025).
BACA JUGA: Pelaku UMKM Bantul Kecipratan Rezeki Imbas PSIM Juara Liga 2 Sekaligus Promosi ke Liga 1
Ipung mengungkapkan perkiraan tersebut didapatkan berdasarkan penurunan kunjungan wisatawan di Bantul pada minggu pertama dan kedua lebaran 2025.
Sementara senada, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinpar Bantul, Yuli Hernadi memperkirakan kunjungan wisatawan ke Bantul akan menurun apabila dibandingkan dengan libur Lebaran tahun lalu.
"Kemungkinan karena libur cukup panjang, ada efisensi [anggaran], dan persaingan antar destinasi wisata yang sangat kuat membuat penurunan wisatawan," katanya.
Pihaknya memperkirakan kenaikan kunjungan wisatawan terjadi pada 1 hingga 6 April 2025. Hal itu menurutnya lantaran wisatawan biasanya menghabiskan waktu di rumah kerabat ketika hari H lebaran, setelahnya, wisatawan diperkirakan akan mulai berkunjung ke destinasi wisata yang ada.
Yuli memperkirakan kunjungan wisatawan ke destinasi wisata berbasis alam di Bantul, seperti Kawasan Pantai Parangtritis dan sekitarnya akan menjadi lokasi favorit yang dikunjungi wisatawan.
Dia pun mendorong agar pengelola desa wisata dapat merancang atraksi wisata di desa wisata setempat untuk menarik kunjungan wisatawan ke sana. Hal itu menurutnya diperlukan untuk melakukan pemerataan kunjungan wisatawan di Bantul.
"Kita serahkan atraksi wisata ke Pokdarwis masing-masing," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.