Kebakaran Lahan Melonjak di Bantul Petugas Temukan Pola Berulang
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Direktur RSUD Panembahan Senopati, dr. Atthobari (dua kanan) didampingi jajaran manajemen RSUD setempat memberikan keterangan kepada wartawan tentang kesiapan layanan selama masa libur Lebaran, Selasa (25/3/2025) (email)
Harianjogja.com, BANTUL – Menyambut libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1446 H, RSUD Panembahan Senopati Bantul telah menyiapkan upaya guna memastikan pelayanan tetap optimal bagi masyarakat. Direktur RSUD Panembahan Senopati, dr. Atthobari menyampaikan ada beberapa penyesuaian layanan selama periode libur Lebaran mendatang.
Dijelaskan, mulai 29 Maret 2025, beberapa layanan akan mengalami penutupan sementara, termasuk Poliklinik dan Rehabilitasi Medik yang baru akan dibuka kembali pada 4 April 2025. Sementara itu, Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap beroperasi 24 jam untuk menangani kasus-kasus kegawatdaruratan medis.
“Pelayanan hemodialisa pada 31 Maret 2025 ditiadakan dan dijadwalkan ulang pada 30 Maret 2025. Namun, pada hari-hari lain selama libur dan cuti bersama, pelayanan tetap berjalan sesuai jadwal yang disesuaikan,” ujarnya. Ia juga menyebut bahwa selama masa libur, RSUD Panembahan Senopati tidak menerima pasien hemodialisa dari luar rumah sakit.
BACA JUGA: RS PKU Muhammadiyah Jogja Pastikan Kesiapan Layanan Hadapi Libur Lebaran 2025
Pelayanan kemoterapi tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sedangkan Tim Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) disiagakan selama 24 jam untuk menangani kondisi darurat ibu dan bayi baru lahir. Instalasi rawat inap serta layanan penunjang medis lainnya juga akan tetap beroperasi dengan pengaturan jadwal yang ditetapkan oleh masing-masing kepala instalasi dan unit medis.
"Kami juga menyiagakan seluruh bidang, bagian, unit, dan ruang rawat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kejadian luar biasa (KLB)," tambahnya.
Di sisi lain, RSUD Panembahan Senopati juga mengirimkan tim medis ke posko P3K Lebaran yang dikelola oleh Dinas Kesehatan setempat. Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Panembahan Senopati, dr. Budi Nur Rokhmah menjelaskan, setiap tim P3K terdiri dari empat orang, yakni satu pengemudi ambulans dan tiga tenaga kesehatan.
“Tim ini berasal dari tenaga kesehatan yang libur di poliklinik, karena layanan poliklinik tutup selama libur Lebaran. Kami berbagi tugas agar pelayanan tetap berjalan optimal,” jelasnya.
RSUD Panembahan Senopati memiliki total 290 tempat tidur (TT), terdiri dari 252 TT rawat inap dan sisanya untuk perawatan intensif. Selama periode libur Lebaran, sekitar 236 tenaga medis tetap bertugas dengan sistem sif yang telah disesuaikan.
"Kami memastikan bahwa pelayanan di setiap ruang inap tetap optimal karena sudah kami sesuaikan dengan sif tertentu. Misalnya, pada sif pagi minimal ada lima perawat termasuk kepala ruangan, sedangkan pada sif siang dan malam minimal ada tiga perawat. Jika kapasitas penuh, kami akan melakukan mobilisasi internal untuk memastikan pelayanan tetap berjalan lancar,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.