Kemarau Datang, Petani Dlingo Kembali Dikepung Monyet Ekor Panjang
Serangan monyet ekor panjang kembali mengganggu lahan pertanian di Dlingo, Bantul saat kemarau. Petani memasang jaring untuk melindungi tanaman.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan seusai meninjau kondisi arus mudik Lebaran 2025 di Stasiun Tugu Jogja, Jumat (28/3/2025) malam.-Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA–Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memprediksi Puncak arus mudik Lebaran 2025 akan berlangsung malam ini di wilayah Jawa Jumat (28/3/2025). Jutaan kedatangan bakal melintas melalui jalur udara, darat dan laut sejak malam sampai subuh dini hari.
"Puncak arus mudik kemungkinan terjadi hari ini, dari malam hingga subuh. Khusus di Jawa, antara pukul 21.00 hingga 22.00 WIB akan mencapai puncaknya," kata Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau Stasiun Tugu Jogja, Jumat (28/3/2025) malam.
Kapolri menjelaskan, pihaknya bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan, seperti one way lokal dan sistem buka-tutup di jalur yang rawan macet.
"Ada pola rekayasa yang sedikit berbeda dari tahun lalu. Jika sebelumnya one way penuh diberlakukan dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, kini penerapannya bertahap. One way dimulai di Jawa Barat, lalu berlanjut ke Jawa Tengah dan jika arus tak tertahan, baru akan diberlakukan penuh dari KM 70 hingga KM 414," jelasnya.
Menurut Listyo, kebijakan ini bertujuan agar masyarakat yang melakukan perjalanan ke arah barat tetap memiliki kesempatan menggunakan jalur tol, sementara pengaturan di jalur arteri lebih tertata.
Selain meninjau jalur darat, Kapolri juga mengecek langsung kesiapan angkutan kereta api di Stasiun Tugu Jogja. Dari pemantauan yang dilakukan, layanan angkutan Lebaran dinilai berjalan lancar dengan peningkatan frekuensi perjalanan.
"Terjadi peningkatan jumlah perjalanan dari 9 menjadi 13 kereta per hari. Tiket untuk mudik periode 3–9 April sudah habis terjual, tapi kereta tambahan telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang," ungkapnya.
BACA JUGA : Gempa Myanmar Akibatkan 26 Orang Meninggal, Termasuk Jemaah Salat Jumat
Dari hasil interaksi dengan penumpang, Kapolri menyampaikan bahwa sebagian besar masyarakat memilih kereta api karena dinilai lebih nyaman, tepat waktu, dan aman. Oleh karena itu, ia merekomendasikan moda transportasi ini bagi pemudik yang belum menentukan pilihan perjalanan mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serangan monyet ekor panjang kembali mengganggu lahan pertanian di Dlingo, Bantul saat kemarau. Petani memasang jaring untuk melindungi tanaman.
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Daftar pemenang MTV VMAs 2026 lengkap. Madonna meraih tujuh piala, sedangkan Taylor Swift mencetak rekor baru dalam sejarah VMA.
Kemenimipas mengungkap hasil investigasi temuan Ombudsman di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural dinonaktifkan terkait peristiwa tersebut.
Siaga darurat kekeringan Bantul diperpanjang hingga akhir 2026. Sebanyak 752 tangki air telah disalurkan ke 12.186 jiwa.
Progres Bendungan Jragung mencapai 97% dan ditargetkan selesai Desember 2026 untuk menopang irigasi 4.500 hektare sawah.