Pemkot Jogja Kejar Lahan Fasum, 161 Usulan Belum Terpenuhi
Pemkot Jogja terus mengupayakan pengadaan lahan fasum dan RTHP meski terkendala tingginya harga tanah serta keterbatasan APBD.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) tanpa menggunakan ketentuan tanggal lahir untuk meningkatkan animo masyarakat.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Bantul, Anugrah Wiendyasari menyampaikan animo masyarakat untuk mengikuti PKG masih minim pada awal pelaksanaannya. “Pendaftar satu hingga tiga orang orang per hari,” ujarnya, Kamis (27/3/2025).
BACA JUGA: Dinkes Jogja Mulai Gulirkan Cek Kesehatan Gratis bagi Lansia
Menurut Anugrah mulai Maret 2025, puskesmas di Bantul mulai membuka PKG bagi seluruh masyarakat Bantul tanpa memandang tanggal kelahiran. Dari situ, menurutnya masyarakat yang mengikuti program tersebut meningkat.
“Sementara kita akumulatif, belum harian. Itu kehadiran 349 orang [se Bantul] pada pekan pertama Maret 2025,” katanya.
Animo masyarakat sempat rendah untuk mengakses layanan tersebut lantaran masyarakat berharap PKG dapat mencangkup seluruh pemeriksaan kesehatan. Namun, pelaksanaan PKG masih terbatas pada beberapa penyakit yang berisiko bagi setiap usia.
“KaMI memang sosialisasi sudah, sudah dibantu di sosial media. Namun, animo masyarakat untuk skrining seperti itu. Mereka harapannya kalau check up komplit, di cek semua. Karena keterbatasan, karena ini program dari pusat, daerah belum menganggarkan,” ujarnya.
BACA JUGA: Cek Kesehatan Gratis Cegah Dan Deteksi Dini Penyakit
Saat ini masyarakat yang ingin mengakses PKG hanya perlu mendaftarkan diri melalui aplikasi SatuSehat Mobile. Kemudian, masyarakat dapat datang ke puskesmas terdekat untuk diverifikasi dan mengakses pelayanan tersebut. “Maka [masyarakat] dapat melakukan pemeriksaan tanpa harus menunggu tanggal ulang tahun,” katanya.
Adapun PKG bagi pelajar akan diselenggarakan di masing-masing sekolah mulai tahun ajaran baru. Dalam pelaksanaannya, petugas puskesmas akan datang ke sekolah untuk memberikan beberapa skrining kesehatan terhadap pelajar sesuai dengan risiko penyakit di setiap tahapan usia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja terus mengupayakan pengadaan lahan fasum dan RTHP meski terkendala tingginya harga tanah serta keterbatasan APBD.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Penataan sempadan Sungai Lowanu Jogja dipercepat untuk mencegah longsor sekaligus mendukung wisata kuliner yang aman.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.