Layanan PDAM Kota Jogja Masih 30 Persen, Sanitasi Jadi Tantangan
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) tanpa menggunakan ketentuan tanggal lahir untuk meningkatkan animo masyarakat.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Bantul, Anugrah Wiendyasari menyampaikan animo masyarakat untuk mengikuti PKG masih minim pada awal pelaksanaannya. “Pendaftar satu hingga tiga orang orang per hari,” ujarnya, Kamis (27/3/2025).
BACA JUGA: Dinkes Jogja Mulai Gulirkan Cek Kesehatan Gratis bagi Lansia
Menurut Anugrah mulai Maret 2025, puskesmas di Bantul mulai membuka PKG bagi seluruh masyarakat Bantul tanpa memandang tanggal kelahiran. Dari situ, menurutnya masyarakat yang mengikuti program tersebut meningkat.
“Sementara kita akumulatif, belum harian. Itu kehadiran 349 orang [se Bantul] pada pekan pertama Maret 2025,” katanya.
Animo masyarakat sempat rendah untuk mengakses layanan tersebut lantaran masyarakat berharap PKG dapat mencangkup seluruh pemeriksaan kesehatan. Namun, pelaksanaan PKG masih terbatas pada beberapa penyakit yang berisiko bagi setiap usia.
“KaMI memang sosialisasi sudah, sudah dibantu di sosial media. Namun, animo masyarakat untuk skrining seperti itu. Mereka harapannya kalau check up komplit, di cek semua. Karena keterbatasan, karena ini program dari pusat, daerah belum menganggarkan,” ujarnya.
BACA JUGA: Cek Kesehatan Gratis Cegah Dan Deteksi Dini Penyakit
Saat ini masyarakat yang ingin mengakses PKG hanya perlu mendaftarkan diri melalui aplikasi SatuSehat Mobile. Kemudian, masyarakat dapat datang ke puskesmas terdekat untuk diverifikasi dan mengakses pelayanan tersebut. “Maka [masyarakat] dapat melakukan pemeriksaan tanpa harus menunggu tanggal ulang tahun,” katanya.
Adapun PKG bagi pelajar akan diselenggarakan di masing-masing sekolah mulai tahun ajaran baru. Dalam pelaksanaannya, petugas puskesmas akan datang ke sekolah untuk memberikan beberapa skrining kesehatan terhadap pelajar sesuai dengan risiko penyakit di setiap tahapan usia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
Driver ojol kini dapat mengajukan KUR hingga Rp500 juta. Simak syarat, dokumen, dan plafon pinjaman yang berlaku mulai Juli 2026.
Pemkab Gunungkidul mengambil alih pengelolaan retribusi wisata di TPR Kemadang setelah ditemukan kebocoran penarikan retribusi.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.