Advertisement
Warga Bantul Gemar Masak Pakai Cabai, Bikin Harga Melonjak
Cabai rawit / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL–Harga cabai di Kabupaten Bantul meningkat pesat menjelang Lebaran 2025. Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul menjelskan penyebabnya.
Plt Kepala DKUKMPP Bantul, Fenty Yusdayati, mengaku harga cabai meningkat menjelang Lebaran. Fenty menjelaskan kenaikan harga tersebut terjadi lantaran permintaan terhadap kebutuhan tersebut meningkat. “Permintaan banyak, jadi harga meningkat,” katanya, Jumat (28/3/2025).
Advertisement
BACA JUGA : Menhub Sebut Puncak Arus Mudik Terjadi Hari Ini, Berikut Penjelasannya
Menurut Fenty, harga cabai di Bantul meningkat lantaran menjelang Lebaran, banyak masakan diolah menggunakan cabai. Sehingga, kebutuhan masyarakat terhadap komditas tersebut meningkat yang berpengaruh pada peningkatan harga.
Fenty mengaku DKUKMPP Bantul setiap hari melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pangan di lima pasar pantauan. Dari pemantauan tersebut, DKUKMPP Bantul mencatat harga cabai meningkat sekitar Rp2.000-3.000 per kilogram. Saat ini, harga cabai rawit merah mencapai Rp93.000 per kilogram. Kemudian, harga cabai merah besar mencapai Rp60.000, cabai merah keriting Rp59.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau mencapai Rp45.000 per kilogram.
Dia pun memastikan ketersediaan cabai selama Ramadan hingga Lebaran 2025 masih mencukupi. Di lima pasar pantaun, rata-rata ketersediaan setiap jenis cabai berkisar 10-250 kilogram. Selama ini DKUKMPP Bantul memantau lima pasar pantauan yaitu Pasar Niten, Pijenan, Imogiri, Piyungan dan Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Segel Merah di Kamera Ponsel Netanyahu Ungkap Ketatnya Keamanan Israel
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Beringharjo Tetap Terkendali di Tengah Krisis Sampah Pasar Jogja
- Dispar Sleman Tunda Fasilitas Pilah Sampah di Kaliurang, Ini Alasannya
- Baciro Tekan Timbunan Sampah lewat Bank Sampah Berbasis Warga
- Investasi Gunungkidul Tembus Rp851 Miliar Tersebar di 8 Ribu Proyek
- Misteri Kematian Mantan Pengurus Pordasi di Gumuk Pasir Bantul
Advertisement
Advertisement



