Layanan PDAM Kota Jogja Masih 30 Persen, Sanitasi Jadi Tantangan
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
Cabai rawit - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Harga cabai di Kabupaten Bantul meningkat pesat menjelang Lebaran 2025. Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul menjelskan penyebabnya.
Plt Kepala DKUKMPP Bantul, Fenty Yusdayati, mengaku harga cabai meningkat menjelang Lebaran. Fenty menjelaskan kenaikan harga tersebut terjadi lantaran permintaan terhadap kebutuhan tersebut meningkat. “Permintaan banyak, jadi harga meningkat,” katanya, Jumat (28/3/2025).
BACA JUGA : Menhub Sebut Puncak Arus Mudik Terjadi Hari Ini, Berikut Penjelasannya
Menurut Fenty, harga cabai di Bantul meningkat lantaran menjelang Lebaran, banyak masakan diolah menggunakan cabai. Sehingga, kebutuhan masyarakat terhadap komditas tersebut meningkat yang berpengaruh pada peningkatan harga.
Fenty mengaku DKUKMPP Bantul setiap hari melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pangan di lima pasar pantauan. Dari pemantauan tersebut, DKUKMPP Bantul mencatat harga cabai meningkat sekitar Rp2.000-3.000 per kilogram. Saat ini, harga cabai rawit merah mencapai Rp93.000 per kilogram. Kemudian, harga cabai merah besar mencapai Rp60.000, cabai merah keriting Rp59.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau mencapai Rp45.000 per kilogram.
Dia pun memastikan ketersediaan cabai selama Ramadan hingga Lebaran 2025 masih mencukupi. Di lima pasar pantaun, rata-rata ketersediaan setiap jenis cabai berkisar 10-250 kilogram. Selama ini DKUKMPP Bantul memantau lima pasar pantauan yaitu Pasar Niten, Pijenan, Imogiri, Piyungan dan Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
BGN menutup 833 dapur SPPG pelaksana Program MBG karena melanggar SOP, mulai dari kasus keracunan hingga IPAL yang tidak memenuhi syarat.
Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Malang-Surabaya, Pasuruan, menewaskan empat orang setelah truk bermuatan kertas diduga hilang kendali.
Workshop Bekali Kontingen Festival Kethoprak DIY 2026, Disbud Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda