Imigrasi Soroti Kerentanan TPPO di Pantai Selatan Jogja
Wilayah pesisir pantai selatan Jogja, khususnya di kawasan Kulon Progo dan Bantul, dinilai memiliki kerentanan tinggi terhadap praktik Tindak Pidana Perdagangan
Ilustrasi open house. Freepik
Harianjogja.com, JOGJA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memastikan tidak akan menggelar acara open house atau gelar giya pada Lebaran tahun ini. Keputusan ini sejalan dengan arahan Pemerintah Pusat dan kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Jogja, Ignatius Trihastono, mengatakan keputusan tersebut juga didukung oleh surat edaran dari Pemerintah Daerah (Pemda) DIY yang mengimbau agar seluruh kabupaten dan kota di wilayah DIY tidak mengadakan agenda open house. Kebijakan ini diambil sebagai langkah pengelolaan anggaran yang lebih efektif di tengah berbagai prioritas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Sesusai arahan dan kebijakan Pemerintah Pusat, tidak ada agenda open house di Pemkot Jogja akibat kebijakan efisiensi anggaran,” katanya pada Senin (31/3/2025).
BACA JUGA : Exit Tol Tamanmartani Ditutup Hari H Lebaran
Meski demikian, ia menyebut bahwa masyarakat yang ingin bersilaturahmi tetap diperbolehkan datang ke Rumah Dinas Wali Kota Jogja. Hal ini menunjukkan bahwa silaturahmi tetap menjadi bagian penting dalam tradisi Lebaran, meskipun tanpa seremoni open house resmi.
Keputusan ini pun selaras dengan kebijakan di berbagai daerah yang tengah melakukan efisiensi anggaran dalam rangka optimalisasi penggunaan dana publik. Meskipun open house ditiadakan, Pemkot Jogja tetap mengajak masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan dan persaudaraan dalam suasana Idulfitri.
Pemkot Jogja juga memastikan pelayanan publik selama libur Lebaran tetap berjalan optimal. Masyarakat diimbau untuk merayakan Idulfitri dengan penuh kebersamaan serta tetap menjaga kondusivitas di lingkungan masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wilayah pesisir pantai selatan Jogja, khususnya di kawasan Kulon Progo dan Bantul, dinilai memiliki kerentanan tinggi terhadap praktik Tindak Pidana Perdagangan
Kemkomdigi meminta Google dan Apple menghapus aplikasi Hornet dari Play Store dan App Store di Indonesia karena persoalan kepatuhan aturan PSE dan aduan masyara
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.
Korban gempa M7,7 di Nagekeo, NTT bertambah menjadi 38 jiwa. Ribuan warga mengungsi, bandara, pelabuhan, dan fasilitas kesehatan terdampak.
Gempa M7,7 di Flores, NTT, menyebabkan 200 BTS mengalami gangguan di 10 kabupaten/kota. Komdigi bersama operator seluler melakukan pemulihan jaringan.
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.