Advertisement
Kegiatan Monoton dan Kurang Menarik Jadi Pengganjal Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan di DIY

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Industri hotel di DIY mengaku belum mendapatkan dampak optimal dari banyaknya kunjungan wisatawan, karena lama tinggal wisatawan di DIY masih rendah. Kegiatan yang monotondan kurang menarik dinilai jadi penyebab rendahnya lama tinggal wisatawan.
Data Pemda DIY mencatat, pada 2024 lama tinggal wisatawan DIY di angka 1,64 hari. Angka ini justru mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya, dengan rincian pada 2021 di angka 1,89 hari, 2022 1,76 hari dna 2023 1,77 hari.
Advertisement
BACA JUGA: Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi Kendala
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) DIY, Deddy Pranowo, menjelaskan rendahnya lama tinggal wisatawan ini merupakan persoalan klasik. Di DIY ia melihat banyak terdapat event, tapi kebanyakan hanya untuk memuaskan masyarakat lokal saja.Menurutnya, diperlukan kegiatan yang memiliki daya tarik bagi wisatawan dari luar Jogja.
“Itu masalah klasik. Event itu sangat perlu. Event yang tidak sekadar masturbasi untuk masyarakat DIY, tapi bisa menggema ke nasional maupun internasional,” katanya beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang hanya untuk memuaskan masyarakat lokal, menurutnya tidak akan bisa meningkatkan lama tinggal wisatawan.
“Yang bisa mempengaruhi lama tinggal ya, yang levelnya nasional dan internasional. Walaupun dikonsep dari desa maupun kampung,” ungkapnya.
Ia juga melihat kegiatan di Jogja selama ini cenderung monoton dan tidak ada inovasi segar.
“Kegiatannya itu itu aja, tapi tidak ada inovasi. Anggaran promosi juga harus diperbanyak. Tahun ini hanya Rp100 juta [oleh Pemda DIY],” katanya.
Maka PHRI pun juga mengupayakan promosi pariwisata dan kegiatan di DIY untuk menarik wisatawan.
“PHRI juga mengadakan tim promosi dengan teman-teman [industri pariwisata], sudah sembilan kali kami mengadakan,” paparnya.
Ketua Komisi A DPRD DIY, Andriana Wulandari, meminta Pemda DIY untuk dapat membua program inovasi wisata yang menarik minat pengunjung.
“Buat paket wisata yang bisa membuat wisatawan tinggal lebih lama di Jogja,” ungkapnya.
Menurutnya, paket wisata dan kegiatan di malam hari akan membuat wisatawan tinggal lebih lama di Jogja.
“Kalau pertunjukan malam orang pasti akan stay di Jogja, pasti akan menginap. Ini harus diperbanyak,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025, Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan dan Berawan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Baru Ada 70 Katering di Sleman Memiliki Bukti Pengolahan Pangan Aman
- Antrean Kendaraan Nyasar di Perkampungan di Kalasan Sleman Akibat Ikuti Google Maps
- WhatsApp Tambah Fitur Baru, Bisa Update Status Pakai Lagu Mirip Instagram
- Penyaluran Dana Penguatan Modal 2024 di Sleman Mencapai Rp30,9 Miliar
- Warga Srandakan Bantul Tangkap Pencuri Sepeda Motor
Advertisement
Advertisement