Harga BBM Naik, Bus Sekolah Gunungkidul Pangkas Layanan
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
Petugas Satlinmas Rescue sedang melakukan pengawasan dengan berbaur dengan pengunjung di kawasan Pantai Slili di Kalurahan Sidoharjo, Tepus. Senin (7/4/2025) ist/Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul bisa tersenyum karena target kunjungan wisata di libur Lebaran dapat terpenuhi. Pasalnya, hingga Minggu (6/4/2025), tercatat pengunjung yang datang ke destinasi wisata sebanyak 143.992 orang.
“Target kami sekitar 130.000 pengunjung di libur Lebaran. Tapi, realisasi hingga H+7 hampir mencapai 144.000 pengunjung. Untuk hari ini belum masuk karena proses masih berjalan,” kata Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Gunungkidul, Supriyanta, Senin (7/4/2025).
Dia menjelaskan, puncak kunjungan terjadi pada Kamis (3/4/2025). Saat itu, dalam sehari pengunjung yang datang tercapat mencapai 30.281 orang.
Adapun untuk hari lainnya, jumlah pengunjung yang datang ke destinasi di Gunungkidul hampir di atas 20.000 orang per harinya. “Semua berjalan dengan lancar karena memang sudah dipersiapkan sejak sebelum musim liburan tiba. Memang saat Lebaran kunjungan hanya sekitar 5.000 orang sehari, tapi setelahnya meningkat secara signifikan,” ungkapnya.
Menurut dia, sudah ada beberapa upaya untuk mewujudkan kunjungan wisata yang aman nyaman dan lancar. Salah satunya telah membuat imbauan tentang tata cara pelaksanaan libur Lebaran bagi pelaku wisata.
“Kami koordinasi dengan Polres Gunungkidul dan dinas perhubungan untuk memastikan jalur wisata dapat lancar tanpa adanya penumpukan kendaraa. Yang jelas, untuk kunjungan paling banyak masih ke kawasan pantai,” katanya.
Dia menjelaskan, didalam edaran ada beberapa poin yang harus diberhatikan oleh pelaku wisata agar semuanya dapat berjalan lancar. Pertama, lokasi tempat wisata atau berjualan harus dipastikan kebersihan, kesehatan, keindahan dan kenyamanannya.
Selanjutnya, para pedagang diminta menunjukan daftar menu yang dilengkapi dengan harga. Hal ini juga berlaku bagi layanan jasa parkir di lokasi wisata.
“Tidak boleh mematok tarif dengan sembarangan. Kami juga mengimbau kepada pengunjung untuk memilih transaksi secara non tunai demi percepatan dan keamanan dalam pelayanan,” kata Supri.
Koordiantor Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono mengatakan, secara kasat mata ada peningkatan kunjungan wisata selama libur Lebaran. Pihaknya sudah melakukan antisipasi adanya kenaikan kunjungan dengan menyiagakan seluruh personel untuk berjaga-jaga dan mengawasi pengujung saat beraktivitas di kawasan Pantai.
“Hari ini, kunjungan ke Pantai juga masi ramai. Total ada 64 personel dan seluruhnya kami terjunkan untuk pengawasan dan pengamanan di kawasan Pantai,” katanya.
Pihaknya juga telah memasang papan-papan peringatan di sejumah titik untuk memastikan pengunjung tidak bermain di area yang berbahaya. Selain itu, upaya pengawasan tidak hanya dilakukan melalui posko, tapi ada personel yang diterjunkan untuk berbaur dengan wisatawan saat bermain air.
“Kalau nekat bermain di area berbahaya bisa langsung diingatkan dengan mendatangi pengunjung bersangkutan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
Presiden Prabowo menyerahkan simbolis pesawat Rafale, Falcon 8X, dan A400M kepada TNI AU di Halim Perdanakusuma.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Sebanyak 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia, ditemukan. Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan pencarian masih berlangsung.