Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Situasi TKP ABA, Selasa (15/4/2025)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA–Walikota Jogja, Hasto Wardoyo tengah menyiapkan sejumlah lokasi untuk merelokasi juru parkir dari Tempat Parkir Khusus (TKP) ABA. Hal ini untuk menindaklanjuti arahan Gubrnur DIY, Sri Sultan HB X, agar tidak ada penelantaran rakyat dalam penataan TKP ABA.
“Saya ngikuti apa yang menjadi arahan Ngarso Dalem. Beliau mengarahkan supaya kita itu empati, terus benar-benar diurus orang-orang yang nantinya direlokasi. Ya, itu kami tindak lanjuti. Itu penting dan kami akan segera bergegas untuk menyiapkannya,” ujarnya, Selasa (15/4/2025).
BACA JUGA: Soal Penataan di Kota Jogja, Sultan: Jangan Telantarkan Rakyat!
Dari arahan Sri Sultan HB X, lokasi yang berpotensi untuk relokasi para juru parkir adalah di Terminal Giwangan dan Stadion Mandala Krida. “Kami akan menyiapkan tempat-tempat itu dan tempat-tempat yang sebelumnya mungkin tidak produktif. Kami akan membuat tempat itu jadi produktif. Begitu ya, seperti contohnya Giwangan yang istilahnya lahan tidur,” ungkapnya.
Lokasi lainnya seperti Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty) terutama yang ada di sebelah barat. “Itu kan juga lahan tidur. Jadi, banyak lahan-lahan potensial yang bisa kita kembangkan yang tempatnya strategis. Di Giwangan juga ada ruko-ruko yang sifatnya ruko tidur juga. Itu kosong tapi sebenarnya bagus, sudah saya cek, bagus,” paparnya.
BACA JUGA: Hasto Menghadap Sultan, Bahas soal Relokasi Parkir ABA hingga Kebersihan Malioboro
Terminal Giwangan akan dikembangkan menjadi terminal wisata, dengan shuttle yang menghubungkan antara Giwangan, Taman Budaya Embung Giwangan, Gembira Loka Zoo, Malioboro dan Kotagede. “Itu menjadi suatu kawasan tersendiri yang bersentral di selatan, supaya orang tidak hanya berkegiatan di Malioboro terus saja,” kata dia.
Pada prinsipnya ia mendukung apapun yang dikehendaki Sri Sultan HB X termasuk dalam mitigasi dampak penataan TKP ABA. “Samikna waatokna, jadi ikut arahan Ngarso Dalem, untuk memanusiakan manusia, untuk berempati,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.
Prabowo ungkap kerugian ekspor RI capai Rp15.400 triliun akibat praktik curang seperti under-invoicing dan manipulasi data.
Minum susu sebelum tidur punya manfaat untuk relaksasi, tapi bisa picu asam lambung dan kembung pada sebagian orang.
BBGRM Kulonprogo 2026 berakhir, swadaya warga tembus Rp16,6 miliar. Infrastruktur dan pemberdayaan jadi fokus utama.