ISI Jogja Buka Jalur Mandiri 2026, Ini Jadwal Pendaftarannya
ISI Jogja membuka jalur Mandiri 2026 dengan kuota 552 mahasiswa. Kuota penerimaan masih berpeluang bertambah dari sisa SNBT.
Jaringan Internet 5G - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kawasan Pantai Selatan Kulonprogo yang masih menjadi magnet bagi wisatawan lokal dan luar daerah rencananya bakal ditata dengan kelengkapan jaringan internet. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi dan digitalisasi masyarakat setempat.
Kepala Bidang Layanan Teknologi Informatika Diskominfo DIY, Agung Widhiono mengungkapkan, pihaknya berencana melakukan pengembangan infrastruktur fiber optik yang membentang sepanjang pantai selatan, dari Gunungkidul hingga Kulonprogo.
BACA JUGA: Life Media Dukung Peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Perumda Aneka Usaha Kulon Progo
Rencana ini juga mencakup penyediaan wifi gratis di sejumlah pantai wisata unggulan, yang diharapkan dapat mempercepat proses digitalisasi di masyarakat.
“Dengan adanya wifi gratis, kami berharap dapat mempermudah akses pembayaran non tunai dan mempercepat adopsi teknologi digital di masyarakat,” kata Agung, Senin (28/4/2025).
Kepala Diskominfo Kulonprogo, Agung Kurniawan menyebutkan, pengembangan jaringan internet menjadi salah satu program prioritas pihaknya pada 2026 nanti.
Fokus awal pembangunan akan dilakukan di Kapanewon Girimulyo dan Nanggulan, dua wilayah yang masih mengalami kesulitan sinyal internet, terutama di Girimulyo yang memiliki letak geografis berbeda dengan wilayah lain.
Agung menyampaikan, anggaran yang disiapkan untuk mendukung program ini diperkirakan mencapai Rp3,12 miliar. Selain itu, program pengadaan router core bandwidth distribution senilai lebih dari Rp 1,15 miliar juga telah dipersiapkan.
Lebih lanjut, pihaknya juga merencanakan pengadaan bandwidth internet dan network firewall untuk menjaga keamanan jaringan dan informasi.
"Saat ini, cakupan layanan telekomunikasi di Kulonprogo baru mencapai 70,71 persen, sementara layanan jaringan internet berbasis fiber optik di tingkat kalurahan masih sekitar 62,5 persen," jelasnya.
Agung juga menyampaikan rencana untuk membenahi tata kelola pelayanan dan mengintegrasikan layanan internet dengan sistem digitalisasi pemerintahan. Hal ini diharapkan akan meningkatkan transparansi dan aksesibilitas informasi publik.
“Melalui optimalisasi sistem berbasis digital, kami berharap Kulonprogo dapat menjadi contoh sukses dalam implementasi jaringan telekomunikasi yang merata dan efisien di seluruh wilayah,” jelas Agung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ISI Jogja membuka jalur Mandiri 2026 dengan kuota 552 mahasiswa. Kuota penerimaan masih berpeluang bertambah dari sisa SNBT.
Istana menjelaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari anggaran Banpres dan disalurkan kepada masyarakat saat Iduladha 1447 H.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.