Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Penampakan salah satu moda kereta api yang melintas di Kelok Mertan View, lanskap unik di Dusun Mertan, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo belum lama ini. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO – Di tengah geliat sektor transportasi dan pariwisata yang terus bertumbuh, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Jogja menawarkan potensi wisata berbasis kereta api yang kian menguat di Kulonprogo.
Salah satu ikon terbaru yang menjadi primadona adalah Kelok Mertan View, lanskap unik di Dusun Mertan, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, yang menawarkan pengalaman visual menarik dengan suguhan persawahan dengan latar megah Gunung Merapi dan Merbabu.
“Kelok Mertan View bukan hanya spot foto, melainkan juga sekaligus keindahan perjalanan. Lokasi ini menjadi magnet bagi railfans, wisatawan lokal, dan mancanegara yang ingin mengabadikan momen langka.” kata ujar Manajer Humas KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih, Kamis (1/5/2025).
Feni menyebut, daya tarik Kulonprogo tak berhenti pada panorama dari balik jendela kereta. Kawasan ini telah tumbuh sebagai destination hub yang menyatu dalam harmoni transportasi dan alam.
Objek wisata seperti Waduk Sermo, Kalibiru, Pule Payung, Bukit Isis, hingga Nglinggo Highland menghadirkan pengalaman wisata keluarga yang edukatif, sehat, dan mudah dijangkau.
Dengan Stasiun Wates sebagai simpul utama, KAI berupaya memperkuat konektivitas dan layanan. Stasiun ini kini dilayani kereta antarkota dengan berbagai kelas, mulai dari KA Lodaya, Jaka Tingkir, Mataram, hingga Senja Utama Solo, serta kereta ekonomi favorit seperti Kahuripan dan Kutojaya Selatan.
Tak hanya itu, kehadiran KA Bandara yang terhubung langsung dengan Yogyakarta International Airport (YIA) membuat posisi Kulonprogo sebagai kawasan dengan integrasi antarmoda yang optimal.
“Kulonprogo punya daya tarik lengkap alamnya indah, aksesnya mudah, dan fasilitasnya terus berkembang. Kami ingin kawasan ini tidak hanya menjadi lintasan, melainkan destinasi utama yang diperhitungkan dalam peta wisata nasional," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Minggu pagi, dilaporkan menyebabkan seorang lansia
Bedog Artsfest ke-16 di Sleman mengusung tema Ngerawat Rasa dengan menjadikan sungai sebagai ruang seni dan pesan kepedulian lingkungan.
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
Pertamina kembali mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui Pertamina SMEXPO 2026 Regional Jogja.
Ganjar Pranowo membagikan momen bertemu Anies Baswedan dan Fery Farhati di Jogja dengan suasana santai dan penuh guyonan.