Anggaran DIY Tertekan, Sultan HB X Fokuskan Program yang Berdampak Besar
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Sejumlah murid mengikuti pelaksanaan ASPD tingkat SMP sederajat pada Selasa (17/5/2022)-Dok. Forpi Kota Jogja.
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bantul mengklaim tidak ada kebocoran soal Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) SMP di wilayahnya sebagaimana dikabarkan terjadi di Kota Jogja.
Kepala Disdikpora Bantul, Nugroho Eko Setyanto mengatakan belum ada laporan mengenai dugaan kebocoran soal ASPD di wilayahnya. “Alhamdulillah pelaksanaan ASPD lancar dan tidak ada permasalahan. Untuk beberapa berita yang sempat viral yang terjadi di luar Bantul kami tidak bisa memberikan komentar karena ada yang berwenang sendiri,” ujar Nugroho, Rabu (7/5/2024).
Meskipun belum ditemukan kebocoran soal, pihaknya tetap melakukan pengawasan ketat agar hal tersebut tidak terjadi di Bantul. Nugroho mengungkapkan, pengawasan dilakukan secara silang dengan menempatkan pengawas ujian dari sekolah lain.
“Jadi pengawas dari sekolah A misalnya tidak mengawasi di sekolahnya, tapi dia dialihkan untuk mengawasi di sekolah lain. Jadi intinya adalah pengawasan itu dilakukan oleh pengawas yang berasal dari sekolah lain,” jelasnya.
Selain menempatkan pengawas ujian dari sekolah lain, pihaknya juga memberlakukan aturan ketat bagi pengawas untuk tidak boleh membawa ponsel, mengambil gambar atau video selama pelaksanaan ASPD.
Soal yang dibagikan pun telah menggunakan sistem daring dan tidak ada soal yang ditulis di kertas. Hal ini dilakukan demi meminimalisir potensi kecurangan saat pelaksanaan ASPD.
“Distribusi soal tidak ada distribusi, karena kita sudah online. Jadi soalnya sudah di server terpusat, sehingga kita hanya tinggal membuka laptop atau perangkat komputer, sehingga anak-anak mengerjakannya menggunakan komputer,” tandasnya.
Adapun penyusunan soal merupakan kewenangan dari Disdikpora DIY, namun tetap mengambil sebagian dari kabupaten/kota untuk bergabung ke dalam tim penyusun soal di DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.