Advertisement
Salimah Banguntapan Dukung Program Pengentasan Stunting dan Pencegahan Nikah Dini
Pengurus Cabang Persaudaraan Muslimah (Salimah) Banguntapan Bantul . - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Pengurus Cabang Persaudaraan Muslimah (Salimah) Banguntapan Bantul komitmen mendukung program pemerintah dalam pengentasan stanting dan pencegahan pernikahan dini di Kabupaten Bantul, khususnya Kapanewon Banguntapan.
Dukungan tersebut dilakukan melalui berbagai program yang dilakukan Salimah Banguntapan di antaranya Salimah Belia. Humas Salimah PC Banguntapan, Erni Mulandari mengatakan Salimah Belia merupakan program pembinaan remaja putri yang digagas oleh Salimah Banguntapan untuk membentuk generasi muda yang berakhlak, cerdas, dan berdaya.
Advertisement
"Program ini dirancang sebagai ruang tumbuh yang positif bagi para belia, agar mereka dapat mengembangkan potensi diri, memahami nilai-nilai keislaman, serta menjadi agen kebaikan di lingkungan sekitarnya," kata Erni dalam keterangannya, Minggu (18/5/2025).
Program Salimah belia diisi melalui program kajian remaja dan mentoring keislaman, pelatihan keteampilan dan kepemimpinan, pembinaan akhlak dan karakter, serta kegiatan sosial dan komunitas.
"Salimah percaya bahwa membina perempuan sejak usia belia adalah investasi jangka panjang untuk mewujudkan keluarga dan masyarakat yang berkualitas," ujarnya.
Selain itu Salimah Banguntapan melalui Departemen Dakwah juga terus melakukan edukasi terkait pencegahan stunting sekaligus pemberian santunan anak yatim dan santunan pendidikan. Edukasi gizi seimbang untuk ibu hamil, menyusui dan balita. Kemudian pelatihan pembuatan makanan sehat bergizi dari bahan lokal, hingga seminar kelas parenting. "Dalam setiap kegiatan ini kami datangkan ahlinya seperti ahli gizi. Kajian ini untuk mendukung kesehatan anak dan keluarga," ujarnya.
BACA JUGA: Pengajuan Dispensasi Perkawinan di Bantul Menurun dalam 3 Tahun Terakhir, Ini Datanya
Sejumlah program lainnya yang dikukuhkan dalam rencana kerja (raker) selama lima tahun ke depan adalah Sekolah Lansia Salimah (Salsa), Program Pembinaan Anak Yatim (P2AY), Baitul Quran Salimah (BQS) serta program lainnya n yang bertujuan membangun masyarakat yang tangguh, berdaya, dan berakhlak. Raker digelar Minggu (18/5/2025), di Masjid Al Falahiyah, Kepuh Wetan, Wirokerten, Kapanewon Banguntapan.
Ketua PC Salimah Banguntapan periode 2025-2029, Retna Heriyanti, menyatakan bahwa hasil raker ini diharapkan menjadi panduan gerak dakwah dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
“Rencana kerja yang disusun ini semoga menjadi pijakan kuat bagi Salimah dalam menjalankan misi dakwah dan sosial, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat Banguntapan dan sekitarnya. Dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan agar program ini dapat berjalan maksimal,” ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan dan visi yang kuat, Retna menyatakan Salimah Banguntapan siap melangkah dalam mewujudkan misi organisasi sebagai pelopor dakwah berbasis keluarga dan perempuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, PBNU & Muhammadiyah Beri Imbauan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Buka Puasa Jogja Hari Ini 28 Februari 2026
- Satpol PP Bantul Sita 26 Botol Miras Oplosan di Dua Kapanewon
- Angin Kencang, Rumah Lansia di Paliyan Gunungkidul Rata dengan Tanah
- Safari Ramadan PKB DIY 2026, Sinergi dengan Kiai NU Persiapkan 2029
- Gebrak Pangan Murah, KDMP Sinduadi Gandeng KSP Nasari
Advertisement
Advertisement






