SPMB Bantul 2026: SMPN 2 Sanden Kekurangan 40 Murid
SPMB SMP Bantul 2026 masih menyisakan kursi kosong, SMPN 2 Sanden kekurangan 40 murid, Dikpora siapkan solusi.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta (tengah) saat meninjau pelaksanaan ASPD di SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul, Senin (19/5/2025). Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL–Sebanyak 412 Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) di Kabupaten Bantul mengikuti Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) secara serentak pada 19–21 Mei 2025.
Ujian ini melibatkan 367 SD negeri maupun swasta serta 45 MI yang tersebar di seluruh wilayah Bantul.
BACA JUGA: 13.071 Siswa SD/MI di Bantul Ikuti Ujian ASPD Hari Ini
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, meninjau langsung pelaksanaan hari pertama ASPD di SD Unggulan ‘Aisyiyah Bantul, Senin (19/5/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia memantau kesiapan siswa, guru, serta fasilitas pendukung ujian.
“Pelaksanaan ASPD ini kami sangat berharap agar semuanya berjalan lancar, dipermudah dan anak-anak mendapat hasil yang terbaik,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Nugroho Eko Setyanto menjelaskan ASPD memiliki peran strategis dalam pemetaan mutu pendidikan di DIY.
Selain itu, hasil ASPD juga menjadi komponen penting dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
“ASPD ini menjadi penting karena selain untuk pemetaan pendidikan, juga sebagai salah satu dasar untuk penilaian masuk ke jenjang berikutnya. Karena ASPD memiliki bobot 60% ditambah nilai rapor 40%,” terangnya.
ASPD digelar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan pemerataan standar capaian belajar siswa di wilayah Bantul terutama DIY.
BACA JUGA: Disdikpora Bantul Nilai ASPD Penting
Kasi Kurikulum, Penilaian dan Pendidikan Karakter SD Disdikpora Bantul, Wahyoto menjelaskan ASPD SD/MI ini diisi dengan materi uji Muatan Literasi, Numerik, dan Sains.
Wahyoto berharap proses ASPD SD/Mi ini berjalan lancar tanpa hambatan. Sejak jauh hari pihaknya sudah meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bantul terkait stabilitas jaringan internet di semua sekolah baik SD maupun SMP. Hal itu diakuinya sudah dilakukan oleh Diskominfo.
Disdikpora juga sudah minta Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar menjaga agar listri tetap menyala, tidak ada pemadaman selama proses ujian ASPD.
Sementara untuk kesiapan siswa peserta ASPD, kata Wahyoto, sudah dilakukan sejak jauh hari, mulai dari try out KKKS atau Kumpulan Kepala Sekolah, try out di tingkat kabupaten hingga tingkat DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB SMP Bantul 2026 masih menyisakan kursi kosong, SMPN 2 Sanden kekurangan 40 murid, Dikpora siapkan solusi.
Kebakaran TPA Jatiwaringin sulit dipadamkan karena mirip gambut. KLH kerahkan drone, Manggala Agni, dan TMC.
Said Iqbal turun langsung telusuri isu PHK di Tokopedia dan TikTok, pemerintah utamakan dialog dan perlindungan pekerja.
BI DIY gelar QJI x JRF 2026 di Jogja untuk dorong QRIS, UMKM, dan kecintaan generasi muda terhadap Rupiah.
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang ditangani dengan TMC, water bombing, dan metode inject untuk padamkan api bawah tanah.
Vrama Billiard dan Kanaya Munch & Mingle fokus memulihkan operasional usai kebakaran Rp20 miliar sambil mengapresiasi tim gabungan.