Minat Dalang Cilik di Jogja Meningkat, Seleksi Digelar Jaga Regenerasi
Minat anak Jogja pada seni pedalangan meningkat. Disbud gelar seleksi dalang anak untuk wakil DIY
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul akan fokus pada perbaikan jalan rusak di perbatasan Kabupaten Bantul pada 2026. Sebab, sampai saat ini banyak jalan rusak yang belum tersentuh.
“Kita sedang petakan ruas jalan yang akan kita tangani. Tapi khusus tahun depan kita fokus ke wilayah-wilayah yang berbatasan dengan kabupaten lain, dan jalan radius 3 km dari Kota Bantul,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPKP, Jimmy Arlan Manumpak Simbolon, Minggu (24/5/2025).
BACA JUGA: Pemkab Bantul Targetkan Pembangunan Jalan Desa 600 Kilometer Selesai Lima Tahun
Ia mengatakan, perbaikan jalan di sekitar pusat Kota Bantul demi mengubah citra kabupaten menjadi lebih baik. Saat ini, masih banyak ruas jalan yang rusak di sekitar pusat kota. Adapun, anggaran yang disiapkan khusus untuk perbaikan jalan pada 2026 mencapai hampir Rp142 miliar. Sementara itu, anggaran untuk infrastruktur secara umum mencapai Rp180 miliar, atau tiga kali lipat dari anggaran tahun 2025 sebesar Rp60 miliar.
“142 miliar untuk jalan, 180 miliar untuk keseluruhan infrastruktur. Tidak hanya jalan, tapi juga irigasi, drainase, dan lainnya,” imbuhnya.
Sebelumnya, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih telah memastikan Pemkab Bantul akan meningkatkan anggaran hingga tiga kali lipat untuk infrastruktur. Anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain bahkan harus dikurangi demi meningkatkan anggaran infrastruktur.
“Anggarannya dari mana? Dari pengurangan OPD-OPD yang lain. Mohon maaf ini harus saya ambil kebijakan ini, karena memang dorongan publik luar biasa, banyak jalan yang rusak, banyak jembatan yang harus kita perbaiki,” kata Abdul Halim Muslih, Jumat (23/5/2025).
Ia mengatakan, pertumbuhan infrastruktur akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan meningkatnya jumlah investasi lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Minat anak Jogja pada seni pedalangan meningkat. Disbud gelar seleksi dalang anak untuk wakil DIY
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.