Advertisement
Pembuatan Akun SPMB 2025 di Gunungkidul Sempat Diperpanjang, Hari Ini Mulai Pendaftaran
Ilustrasi siswa baru / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Tahun Ajaran 2025-2026 di Gunungkidul mulai dibuka Senin (23/6/2025). Total kuota untuk siswa baru sebanyak 9.216 bangku.
Sekretaris Dinas Pendidikan Gunungkidul, Agus Subaryanta mengatakan, proses pendaftaran SPMB tingkat SMP sudah dimulai sejak pertengahan Juni. Tahapan diawali dengan registrasi pembuatan akun atau token guna memperlancar proses pendaftaran.
Advertisement
Pembuatan token, kata dia, seharusnya berakhir pada 20 Juni 2025. Namun, dikarenakan adanya pihak sekolah yang khususnya berada di wilayah perbatasan, maka tahapan ini diperpanjang sampai Minggu (22/6/2025).
“Sebenarnya tidak ada masalah dengan pembuatan token. Tapi, berhubung adanya permintaan dari sekolah, maka sampai hari ini masih bisa membuat akun untuk pendaftaran SPMB,” kata Agus, Minggu siang.
Rencananya pendaftaran dibuka mulai 23 Juni hingga awal Juli 2025. Proses pendaftaran dimulai untuk jalur prestasi mulai 23-25 Juni 2025. Rencanya pengumuman penerimaan dari jalur ini dilaksanakan Kamis (26/6/2025).
Selanjutnya, proses penerimaan dilanjutkan untuk jalur domisili, jalur afirmasi dan jalur mutasi orang tua mulai 30 Juni sampai dengan 2 Juli 2025. “Daftar Ulang untuk semua jalur pendaftaran dilaksanakan pada 7-8 Juli 2025. Bagi calon siswa segera mendaftar setelah pendaftaran dibuka,” katanya.
Disinggung mengenai kuota pendaftaran, Agus mengakui untuk tingkat SMP rencananya ada 286 rombongan belajar. Jumlah ini setara dengan 9.216 siswa baru yang mampu ditampung di tahun ajaran 2025-2026.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati optimistis pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025-2026 dapat berlangsung lancar. Rencananya pendaftaran mulai dibuka 23 Juni hingga awal Juli 2025.
BACA JUGA: Rusia: Sejumlah Negara Siap Memasok Senjata Nuklir ke Iran
“Kami sudah lakukan sosialisasi, termasuk membagikan petunjuk teknis sebagai pedoman dalam penerimaan,” kata Nunuk.
Menurut dia, persiapan tidak hanya dilakukan dengan menyosisalisasikan aturan dalam penerimaan siswa baru. Pasalnya, juga ada kesiapan dari sisi teknis, yakni salah satunya memastikan aplikasi dan server yang dipergunaakan dapat terakses dengan baik.
“Sudah kami persiapkan dan aman semuanya sehingga kami yakin SPMB Gunungkidul dapat berjalan lancar,” kata Nunuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- Modus Izin Tinggal Investor Jadi Cara WNA Belama-lama di Indonesia
- Produksi Gabah Sleman Naik 21 Persen pada Awal 2026
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Terancam Dipecat Seusai Vonis Inkrah
- Remaja di Bantul Tewas Dikeroyok, Polisi Sebut Motif Balas Dendam
Advertisement
Advertisement








