Korban Kapal Terbalik di Pantai Baru Bantul Ditemukan Meninggal
Nelayan hilang akibat ombak di Pantai Baru Bantul ditemukan meninggal dunia. Tim SAR gabungan akhiri operasi pencarian.
Sukiratnasari saat ditemui awak media, Selasa (1/7/2025)/ Harian Jogja-Kiki Luqman
Harianjogja.com, BANTUL—Tim kuasa hukum Mbah Tupon tengah menyusun dan melengkapi bukti-bukti dalam rangkaian penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan sertifikat tanah yang diduga melibatkan jaringan mafia tanah.
Sukiratnasari dari Tim Pembela Mbah Tupon menyampaikan, saat ini unutk jadwal sidang pidana pihaknya sedang menunggu kabar dari pihak polisi.
BACA JUGA: Sidang Perdana Mbah Tupon Ditunda Karena Tergugat Mangkir
"Saat ini, kami masih proses melengkapi dari bukti-bukti penyidikan. Dari kepolisian, kalau berkasnya sudah lengkap semoga bisa cepat masuk tahap P21," ujar Sukiratnasari, Selasa (1/7/2025).
Sebelumnya diketahui, Keluarga Mbah Tupon kini merasa lebih tenang setelah mendapat kabar terbaru bahwa kepolisian berhasil menahan enam tersangka yang terlibat dalam kasus mafia tanah atau penipuan jual beli tanah milik Mbah Tupon.
Enam orang yang telah diamankan antara lain M. Achmadi, Indah Fatmawati, Bibit Rustamto, Triono, Fitri Wartini, dan Triyono. Sementara itu, satu tersangka lainnya, Anhar Rusli, belum dilakukan penahanan karena masih dalam kondisi sakit dan saat ini masih dalam proses kajian lebih lanjut.
Keluarga berharap seluruh pihak yang terlibat bisa segera diproses hukum secara menyeluruh, termasuk satu tersangka yang belum ditahan.
"Saya ucapkan terima kasih kepada kepolisian karena sudah membantu dan mengusut kasus ini, kemudian terima kasih juga sudah menahan enam tersangka," kata Heri Setiawan selaku anak pertama Mbah Tupon, pada Jumat (20/6).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan hilang akibat ombak di Pantai Baru Bantul ditemukan meninggal dunia. Tim SAR gabungan akhiri operasi pencarian.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.