Advertisement
Kepala Pilar Tol Jogja-Solo Ditargetkan Selesai Dikerjakan Agustus 2025
Pekerjaan pemasangan pierhead menggunakan metode sosrobahu dalam proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman, seperti terlihat belum lama ini. - Istimewa - Dokumen PT Adhi Karya
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Penggarapan konstruksi Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman masuk tahap pemasangan pierhead atau kepala pilar. Sesuai perencanaan, pemasangan pierhead ditargetkan selesai pada Agustus 2025.
Pierhead merupakan bagian dari struktur atas jalan layang yang berfungsi sebagai tumpuan girder atau balok utama. Tak hanya menghubungkan struktur atas dengan struktur bawah, pierhead juga berfungsi menyalurkan beban dari gelagar beton ke pilar jalan tol. Salah satu metode yang digunakan dalam pemasangan pierhead yakni teknologi sosrobahu.
Advertisement
Humas PT Adhi Karya Proyek Tol Solo-Jogja Seksi 1 Paket 2.2, Agung Murhandjanto, sosrobahu merupakan teknologi konstruksi yang kerap dipakai pada proyek jalan tol layang yang pembangunannya berada di atas jalan eksisting. Di proyek Tol Jogja-Solo ruas Trihanggo-Junction Sleman metode sosrobahu dipilih karena penggarapannya dilakukan di atas Ring Road Utara.
"Proyek tol Solo-Jogja-YIA Seksi 2 Paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman menggunakan teknologi sosrobahu di 10 titik sepanjang Ring Road Utara," kata Agung, Senin (14/7/2025).
BACA JUGA: BRIN Temukan Endapan Tsunami Purba Berusia 1.800 Tahun, Berjarak 2 Km dari Bandara YIA
Metode sosrobahu merupakan salah satu metode pemasangan pierhead pada proyek konstruksi. Pierhead mulanya diposisikan sejajar dengan jalan di bawahnya. Setelah rampung, pierhead diubah posisinya menjadi melintang.
Metode ini punya kelebihan pada aspek lalu lintas kendaraan di sekitar proyek, yakni mampu meminimalisasi hambatan lalu lintas kendaraan di Ring Road Utara saat proyek berlangsung.
Sebagai catatan, Agung mengungkapkan tak semua pierhead yang digarap di Ring Road Utara akan diputar 90 derajat. Ada beberapa pierhead yang pemutarannya disesuaikan dengan arah laju jalan tol.
"Untuk pilar P44 sampai P53 diputar 90 derajat searah jarum jam, sedangkan P56 diputar 71 derajat berlawanan arah jarum jam karena mengikuti arah lajur jalan tol," katanya.
Dari 10 pierhead yang rencananya akan dipasang di Ring Road Utara, tiga di antaranya sudah terpasang. Satu pierhead kata Agung saat ini dalam proses pemasangan. Sesuai rencana, pemasangan pierhead dengan metode sosrobahu ditargetkan rampung pada Agustus 2025. "Akhir Agustus semua harus selesai," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Satwa di Bandung Zoo Diduga Stres, Geopix Minta Evaluasi Mendalam
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Asyik Rekam Konten, Wisatawan Pekalongan Terseret Ombak Pantai Siung
- Iuran Lampu Kampung Diringankan, Pemkab Bantul Tanggung 70 Persen RT
- Dana Terbatas, Padat Karya Reguler Sleman 2026 Hanya Dua Titik
- Starter Lawan Persela, Lucao Gama Jalani Laga Perdana Bersama PSS
- PKL Dilarang Berjualan di Alun-Alun Wonosari, Pemkab Sediakan 2 Lokasi
Advertisement
Advertisement



