DLH Bantul Sulap Sampah Jadi Kerajinan, Buka Peluang Ekonomi Warga
DLH Bantul menggelar pelatihan daur ulang sampah di BCE 2026 untuk mengurangi sampah sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat.
Ilustrasi perundungan - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang anak berinisial JNI mendadak viral karena nekat meninggalkan pondok pesantren (ponpes) tempat ia tinggal di wilayah Banguntapan, Bantul pada pada Selasa (15/7/2025) lalu. Polisi mengatakan aksi nekat bocah ini terjadi karena ia menjadi korban perundungan atau bulliying di lingkungan ponpes tersebut.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengungkapkan bahwa JNI telah menetap di ponpes tersebut sejak masih bayi. "Kalau umur belum jelas ya, mungkin sembilan tahun. Keterangan dari kakak asuhnya, memang yang bersangkutan sejak bayi itu sudah ada di ponpes," kata Jeffry dikonfirmasi, Kamis (17/72025).
Bocah itu ditemukan di wilayah Sewon, Bantul, oleh anggota Bhabinkamtibmas setempat, setelah sebelumnya meninggalkan pondok di Banguntapan.
Jeffry menjelaskan, sebelum kabur, JNI sempat terlibat pertengkaran dengan teman sepondoknya. Pertengkaran itulah yang diduga sebagai buntut dari perlakuan bullying yang diterimanya. "Dia berantem sama temannya, menangis. Terus dia kabur. Iya gara-gara perkelahian," Ujar Jeffry.
Beruntung, saat ditemukan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh JNI. Oleh karena itu, polisi memastikan belum ada unsur pidana dalam kejadian ini. "Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan juga," ujar Jeffry.
BACA JUGA: WNA Asal Belanda Terjatuh di Gunung Rinjani, Dievakuasi dengan Helikopter
Pengawasan
Untuk menghindari kejadian serupa, polisi kini intensif melakukan pengawasan. Pihak pondok sudah menjemput JNI kembali ke ponpes, sedangkan Polsek Banguntapan tetap memantau kondisi bocah tersebut.
"Saya juga koordinasi sama Polsek banguntapan, karena kan memang lokasi pondoknya, kan, di Banguntapan. Untuk, ya, sesekali berkunjung untuk nemuin si anak itu," tutur Jeffry.
Kini, pihak kepolisian akan terus mendampingi agar JNI tidak lagi mengalami perundungan di lingkungan ponpes.
"Selain itu kami juga memberi pengawasan dan pendampingan anak tersebut guna memastikan keamanan anak tersebut," kata Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Bantul menggelar pelatihan daur ulang sampah di BCE 2026 untuk mengurangi sampah sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Destry Damayanti diusulkan menjadi Gubernur BI oleh Prabowo. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan rekam jejaknya di Bank Indonesia.