Liburan Kolam Renang Bantul Berujung Duka, Bocah Asal Muna Meninggal
Bocah asal Muna, Sulawesi Tenggara, meninggal usai insiden di kolam renang Bantul. Polisi masih mendalami kronologi kejadian.
Ilustrasi perundungan - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang anak berinisial JNI mendadak viral karena nekat meninggalkan pondok pesantren (ponpes) tempat ia tinggal di wilayah Banguntapan, Bantul pada pada Selasa (15/7/2025) lalu. Polisi mengatakan aksi nekat bocah ini terjadi karena ia menjadi korban perundungan atau bulliying di lingkungan ponpes tersebut.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengungkapkan bahwa JNI telah menetap di ponpes tersebut sejak masih bayi. "Kalau umur belum jelas ya, mungkin sembilan tahun. Keterangan dari kakak asuhnya, memang yang bersangkutan sejak bayi itu sudah ada di ponpes," kata Jeffry dikonfirmasi, Kamis (17/72025).
Bocah itu ditemukan di wilayah Sewon, Bantul, oleh anggota Bhabinkamtibmas setempat, setelah sebelumnya meninggalkan pondok di Banguntapan.
Jeffry menjelaskan, sebelum kabur, JNI sempat terlibat pertengkaran dengan teman sepondoknya. Pertengkaran itulah yang diduga sebagai buntut dari perlakuan bullying yang diterimanya. "Dia berantem sama temannya, menangis. Terus dia kabur. Iya gara-gara perkelahian," Ujar Jeffry.
Beruntung, saat ditemukan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh JNI. Oleh karena itu, polisi memastikan belum ada unsur pidana dalam kejadian ini. "Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan juga," ujar Jeffry.
BACA JUGA: WNA Asal Belanda Terjatuh di Gunung Rinjani, Dievakuasi dengan Helikopter
Pengawasan
Untuk menghindari kejadian serupa, polisi kini intensif melakukan pengawasan. Pihak pondok sudah menjemput JNI kembali ke ponpes, sedangkan Polsek Banguntapan tetap memantau kondisi bocah tersebut.
"Saya juga koordinasi sama Polsek banguntapan, karena kan memang lokasi pondoknya, kan, di Banguntapan. Untuk, ya, sesekali berkunjung untuk nemuin si anak itu," tutur Jeffry.
Kini, pihak kepolisian akan terus mendampingi agar JNI tidak lagi mengalami perundungan di lingkungan ponpes.
"Selain itu kami juga memberi pengawasan dan pendampingan anak tersebut guna memastikan keamanan anak tersebut," kata Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bocah asal Muna, Sulawesi Tenggara, meninggal usai insiden di kolam renang Bantul. Polisi masih mendalami kronologi kejadian.
Brajamusti siap mengawal kajian renovasi Stadion Mandala Krida jika anggaran uji tanah disetujui. DPRD DIY mengupayakan pergeseran anggaran MC-0.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.
Hasil kualifikasi Moto3 Belanda 2026 menempatkan Veda Ega Pratama di posisi ketujuh setelah lolos dari Q1. Maximo Quiles merebut pole position.