Orang Tua Korban Little Aresha Desak Polisi Jerat Pengurus Yayasan
Wali korban dugaan penganiayaan di Daycare Little Aresha meminta Polresta Jogja menuntaskan penyidikan dan menjerat pengurus yayasan yang masih berstatus saksi.
Petugas Damkarmat Kota Jogja saat berusaha memadamkan api dalam kebakaran di Umbulharjo, pada Senin (21/7/2025) siang. Ist/ Dok. Damkarmat Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dua peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kota Jogja dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Diduga keduanya dipicu oleh korsleting listrik, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kebakaran pertama melanda sebuah rumah makan di Mantrijeron pada Minggu malam (20/7/2025) sekitar pukul 19:58 WIB. Kejadian tersebut disusul insiden serupa yang menghanguskan belasan kamar kos di Umbulharjo pada Senin siang (21/7/2025) sekitar pukul 11:45 WIB.
BACA JUGA: Polda Sita Ribuan Miras Ilegal dari Berbagai Wilayah di DIY, Termasuk Arak Bali
Kebakaran terakhir terjadi di sebuah kos putra milik warga bernama Rio Darmawan yang terletak di Jalan Pramuka Gang Perjuangan, Sidikan, Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo. Kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya 14 kamar kos.
Plh Kapolsek Umbulharjo, AKP Wireno Admojo menjelaskan pemadaman melibatkan lima unit armada pemadam kebakaran, termasuk bantuan dari Damkarmat Kota Jogja, Kabupaten Bantul, dan UGM. Proses pemadaman api berlangsung sekitar 30 menit, api kemudian berhasil dipadamkan sekitar pukul 12:15 WIB.
“Kejadian bermula saat seorang warga melihat kepulan asap dari atap bangunan. Awalnya dikira asap dari aktivitas memasak, tetapi setelah dicek, ternyata api sudah membesar di bagian atas bangunan,” ujar Wireno.
BACA JUGA: 9 Motor Diseruduk Avanza di Sanden Bantul, Satu Orang Dilarikan ke RS
Warga setempat sempat mencoba memadamkan api secara manual sebelum kedatangan petugas. Meskipun tak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir cukup besar.
Sementara itu, kebakaran sebelumnya terjadi di rumah makan ikan bakar yang berada di Jalan MT Haryono No 71, Pugeran, Suryodiningratan, Kemantren Mantrijeron, pada Minggu malam sekitar pukul 19.58 WIB.
Kepala Damkarmat Kota Jogja, Taokhid menjelaskan objek yang terbakar merupakan rumah makan dan rumah tinggal bertingkat, dengan luas area terdampak mencapai 10x5 meter persegi. Total lima unit armada diterjunkan mengatasi kebakaran tersebut.
“Tdak ada korban jiwa. Api bisa kami padamkan dalam waktu 40 menit setelah proses penanganan dimulai,” jelas Taokhid.
Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, meski investigasi masih terus dilakukan. Petugas pemadam kebakaran juga telah melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan bangunan dan aset.
Masyarakat diimbau untuk segera menghubungi Damkarmat Kota Jogja melalui call center di 0274-587101 atau nomor darurat 0811-2828-113 jika melihat tanda-tanda kebakaran atau potensi bahaya lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali korban dugaan penganiayaan di Daycare Little Aresha meminta Polresta Jogja menuntaskan penyidikan dan menjerat pengurus yayasan yang masih berstatus saksi.
Crystal Lake merilis teaser perdana yang menampilkan Linda Cardellini sebagai Pamela Voorhees. Serial prekuel Friday the 13th mengungkap asal-usul teror.
FIFA setujui Argentina pakai jersey biru lawan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026. Jersey ikonik Maradona 1986 kembali, tuah bersejarah diharapkan terulang.
FIFA dan adidas meluncurkan Trionda Final, bola resmi semifinal hingga final Piala Dunia 2026. Bola berwarna emas-hitam ini dibekali teknologi AI untuk membantu
Mobil bekas Rp70 jutaan masih menawarkan banyak pilihan menarik. Mulai Toyota Agya, Honda Jazz, Avanza hingga Suzuki Swift yang cocok untuk ke
Jadwal 32 besar Japan Open 2026: 8 wakil Indonesia bertanding hari ini. Fajar/Rian, Putri KW, Zaki Ubaidillah, dan lainnya siap tempur. Simak jadwal lengkap.