Polisi Ungkap Penganiayaan Remaja di Bantul dari Hasil Rekonstruksi
Polres Bantul gelar rekonstruksi kasus tewasnya remaja 16 tahun. Terungkap 40 adegan kekerasan yang dilakukan para tersangka.
Ilustrasi leptospirosis./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul mencatat jumlah leptospirosis di wilayahnya sudah mencapai 179 kasu per Selasa (29/7/2025).
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira ini.
Kepala Bidang P2P Dinkes Bantul, Samsu Aryanto terus mengingatkan masyarakat agar memahami cara penularan dan gejala leptospirosis sehingga bisa segera mendapatkan penanganan medis.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam ber-PHBS, mengenali gejala leptospirosis agar segera mendapat penanganan medis, serta menjaga kebersihan lingkungan sehingga meminimalkan tempat perindukan tikus sebagai salah satu vektor penular leptospirosis,” ujar Samsu Aryanto, Selasa (29/7/2025).
Penyebab tingginya kasus leptospirosis di Bantul karena bakteri Leptospira masuk ke tubuh manusia melalui luka terbuka di kulit, terutama ketika kaki bersentuhan dengan air atau tanah yang terkontaminasi urine atau kotoran tikus.
“Aktivitas di tempat yang lembab dan kotor tanpa alat pelindung diri juga sangat meningkatkan risiko tertular leptospirosis,” ujarnya.
Untuk menekan angka kasus, Dinkes Bantul telah mengambil beberapa langkah strategis. Di antaranya meningkatkan surveilans deteksi dini dan respons leptospirosis serta memperkuat jejaring fasilitas kesehatan dalam pelaporan, investigasi, dan tatalaksana kasus. "Selain itu meningkatkan edukasi kepada masyarakat, serta memperkuat koordinasi lintas sektor,” kata Samsu.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap gejala leptospirosis seperti demam mendadak, sakit kepala, tubuh lemah, mata memerah, kulit tampak kekuningan, serta nyeri otot betis.
“Kalau mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat supaya cepat ditangani,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul gelar rekonstruksi kasus tewasnya remaja 16 tahun. Terungkap 40 adegan kekerasan yang dilakukan para tersangka.
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.