DPRD DIY Harap TKD 2027 Naik 10 Persen, Anggaran Jalan Masih Kurang
Komisi C DPRD DIY berharap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk 2027 naik minimal 10%. Tambahan dana tersebut dinilai dibutuhkan untuk menutup k
Jajaran manajemen PSIM Jogja saat memaparkan situasi klub saat media gathering di Wisma PSIM, Baciro, Jogja, pada Rabu (30/7/2025). - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA–Kepastian soal kandang PSIM Jogja pada Super League 2025/2026 semakin menemui titik terang. Manajemen kini telah fokus menjajaki Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul sebagai kandang alternatif, di samping Stadion Maguwoharjo Sleman yang masih terkendala izin pemakaian.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Jogja, Wendy Umar menjelaskan, assesmen SSA telah dilakukan pada Rabu (23/7/2025) lalu. Ia mengatakan, hasil asesmen SSA menunjukkan hasil baik, tanpa ada masalah sigifikan pada bangunan stadion.
BACA JUGA: Dirut PSIM Jogja Liana Tasno Akui Belum Puas pada Pramusim Jelang Super League
Wendy juga mengungkapkan bahwa laga PSIM di SSA Bantul bisa dihadiri dengan penonton, meskipun tidak dengan kapasitas maksimal. Ia pun belum bisa memastikan jumlah penonton, dan baru akan dilakukan pengukuran ulang terkait kapasitas stadion tersebut.
“Dari hasil asesmen, Stadion Sultan Agung bisa digunakan dengan penonton. Namun, tidak dalam kapasitas maksimal,” ujar Wendy saat dihubungi awak media dan manajemen PSIM, Rabu (30/7/2025).
“Kalau kita lihat, bahwa kapasitas SSA ada di 35.000 penonton. Tapi nantinya kita juga lihat dari proporsi bahwa satu seat itu kira-kira 50 cm, nanti kita coba pengukuran ulang,” sambungnya.
Meskipun mulai fokus dengan SSA, panpel juga masih mengusahakan Stadion Maguwoharjo sebagai alternatif homebase lainnya. Pihaknya masih berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dapat memberikan izin kepada PSIM agar dapat menggunakan stadion yang juga menjadi kandang PSS Sleman tersebut.
“Sekarang kita masih menunggu undangan dari Pemkab Sleman terkait dengan pengajuan kita. Mudah-mudahan kita doakan bersama, harapan kita Pemkab Sleman memberikan izin kepada PSIM sehingga kita juga bisa ber-homebase di Maguwoharjo,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PSIM, Yuliana Tasno menuturkan manajemen mendapat arahan dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X agar tetap berkandang di wilayah DIY. Arahan inilah yang membuat pihaknya memperjuangkan Stadion Maguwoharjo atau SSA, mengingat Stadion Mandala Krida Jogja yang belum memenuhi standar Super League.
“Ngarsa Dalem memberikan amanah PSIM jangan dibawa keluar. Kita kan punya stadion di dalam (wilayah), kenapa tidak pinjam saja,” jelas Liana terkait arahan gubernur.
Liana mengatakan manajemen juga mendapat bantuan dari Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo yang mengusahakan PSIM bisa berkandang di Bantul. Ia menyebut, Hasto turut membantu manajemen terhubung dengan Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih untuk bisa menggunakan SSA.
“Saya terima kasih sekali karena sudah dibantu oleh Pak Hasto, karena disambungkan ke Pemkab Bantul. Terus Pak Halim akhirnya juga mau bantu PSIM,” ungkap Liana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi C DPRD DIY berharap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk 2027 naik minimal 10%. Tambahan dana tersebut dinilai dibutuhkan untuk menutup k
Kimi Antonelli menjuarai GP Spanyol 2026 di Madrid setelah mengungguli Verstappen dan Norris. Ini hasil lengkap balapan F1.
Jadwal DAMRI Bandara YIA 14 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan dengan tarif promo Rp50.000 hingga September 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 14 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.