Kekeringan di SDN Jatiroto Kulonprogo, Siswa Bawa Air dari Rumah
Kekeringan melanda SDN Jatiroto Girimulyo, Kulonprogo. Siswa membawa air dari rumah hingga Pemkab dan Baznas menyalurkan bantuan.
Bus sekolah - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/StocCake
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo akan mengoperasionalkan bus sekolah inklusi khusus siswa SLBN 1 Kulonprogo Oktober 2025 nanti.
Persiapannya terus dimatangkan termasuk kaitannya perihal rute dan penganggaran operasionalnya. Anggaran operasional sudah diajukan dalam APBD perubahan 2025 Kulonprogo selama periode Oktober hingga Desember nantinya.
Kepala Bidang Angkutan dan Perparkiran Dishub Kulonprogo, Sri Wahyuniarto membenarkan hal tersebut. Menurutnya, nanti dua petugas disiapkan untuk operasional antar jemput siswa SLBN 1 Kulonprogo. "Petugas Dishub kan terbatas sehingga nanti sopir dan kernet bus sekolah inklusi melalui outsourcing pihak ketiga," katanya, Senin (4/8/2025).
BACA JUGA: TPST Donokerto Operasikan 3 Modul Pengolah Sampah Pekan Ini
Petugas Dishub Kulonprogo bertugas di dua unit bus sekolah umum yang selama ini sudah beroperasi. Sementara ini, kemampuan anggarannya hanya disediakan satu sopir dan satu kernet. Biaya operasional bus sekolah inklusi sudah dimasukKan dalam APBD perubahan Kulonprogo 2025 tidak hanya ditujukan kernet dan sopir.
"Intinya anggaran itu meliputi bahan bakar dan biaya perawatan tidak hanya untuk sopir dan kernetnya," katanya.
Ia menegaskan bus sekolah ini pada Oktober sudah mengaspal dan terbatas di SLBN 1 saja dan kini masih proses pematangan dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Bus sekolah inklusi ini gratis dan hanya terbatas satu unit jumlahnya sehingga belum mampu menjangkau seluruh SLB yang ada di Kulonprogo berjumlah sekitar delapan sekolah. Sri Wahyu menuturkan, keputusan hanya untuk SLBN 1 Kulonprogo saja karena sudah siap dan jumlah siswanya paling banyak dibanding SLB yang lain.
"Daya tampungnya 20 kursi ke depan kami upayakan sampai menjangkau seluruh SLB," katanya.
BACA JUGA: Tukang Bangunan Meninggal Tersetrum Aliran Listrik di Colomadu
Menurut Sri Wahyu, rute bus sekolah inklusi gratis masih dalam pematangan. Kini, sudah terdapat dua rute yang sedang dimatangkan. Rute pertama yang sedang dimatangkan dimulai dari Jangkaran Temon, lewat Bandara YIA, pertigaan Toyan ke kanan masuk ke Bendungan, nanti sampai di perempatan Nagung menuju timur sampai di Gotakan, Panjatan lokasi SLBN 1 Kulonprogo.
Sedangkan untuk rute kedua dari SLBN 1 Kulonprogo ke arah Bumirejo sampai ke Tugu Pensil, ke pertigaan Milir belok kanan, lanjut ke Dayakan lanjut sampai DPRD. "Ini masih kami pastikan lagi untuk rutenya," ucap Sri Wahyu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan melanda SDN Jatiroto Girimulyo, Kulonprogo. Siswa membawa air dari rumah hingga Pemkab dan Baznas menyalurkan bantuan.
Kapolri Suyudi Ario Seto meminta MUI Pusat mengkaji fatwa haram vape menyusul ancaman peredaran narkotika cair melalui rokok elektrik.
DPAD DIY bersama DPRD DIY mendorong penguatan literasi dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing UMKM serta mengembangkan potensi wisata lokal di
Nusron Wahid kembali mangkir dari pemeriksaan KPK. Penyidik mempertimbangkan pemanggilan ulang hingga jemput paksa dalam kasus Rp106,3 miliar.
Juventus menang 2-1 atas Celta Vigo di Liga Europa 2026/27. Gol Randal Kolo Muani pada injury time memastikan tiga poin bagi Bianconeri.
Cek jadwal Samsat Bantul Oktober 2026, mulai Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA, hingga layanan pajak kendaraan malam hari.