Tujuh Kambing Mati Mendadak, 5 Warga Semanu Suspek Antraks
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Aktivitas nelayan yang menyeberangkan pengunjung di Pantai Baron di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Foto diambil 17 Agustus 2025. Harian Jogja/David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Nelayan Pantai Baron di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul berinisiatif membuka jasa penyeberangan ke gumuk pasir di kawasan tersebut. Jasa penyeberangan dibuka untuk mengurangi risiko kecelakaan laut karena derasnya aliran sungai bawah tanah Baron.
Ketua Kelompok Nelayan di Pantai Baron, Sumardi mengatakan, keberadaan sungai bawah tanah di Pantai Baron seringkali mengubah kontur di kawasan tersebut. Sebagai contoh, aliran sungai yang mengarah ke timur membuat kondisi pantai berubah karena membentuk sebuah pulau atau dikenal dengan gumuk pasir dadakan.
“Kalau aliran mengarah ke selatan atau langsung ke laut, maka tidak ada gundukan pulaunya sehingga pengunjung bisa bermain bebas di pantai,” kata Mardi, Senin (25/8/2025).
Ia menjelaskan, kondisi saat sekarang, aliran sungai bawah tanah mengarah ke timur sehingga membentuk gumuk pasir. Fenomena ini dimanfaatkan oleh para nelayan untuk membuka jasa penyeberangan.
“Cukup Rp10.000, pengunjung akan diseberangkan pulang pergi ke gumuk pasir untuk bermain di Pantai Baron,” katanya.
Menurut dia, alasan membuka jasa penyeberangan karena aliran sungai sangat deras sehingga sangat berbahaya. Mardi mengungkapkan, sebelum membuka jasa penyeberangan ini, seringkali ada pengunjung yang tenggelam karena menyeberang untuk sampai di gumuk pasir.
“Kelihatannya tenang, tapi arus dibawah kuat. Sedangkan tanah yang dipijak juga seringkali ambles sehingga sangat berbahaya, makanya dibuka jasa penyeberangan,” katanya.
Jasa penyeberangan yang dibuka nelayan sudah berlangsung sekitar dua tahun. Meski demikian, ia memastikan tidak memaksa pengunjung untuk menggunakan perahu.
“Kalau bisa berenang dan beran menyeberang dipersilahkan tidak naik perahu. Tapi, risikonya harus ditanggung sendiri. Yang jelas, nelayan membuka jasa penyeberangan untuk keselamatan pengunjung,” katanya.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa di Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono mengatakan, untuk jasa penyeberangan di Pantai Baron ada kelompok tersendiri yang dibuat oleh para nelayan. Jasa antar jemput dibuka karena ada potensi bahaya saat menyeberang aliran sungai dengan cara menyeberang.
BACA JUGA: Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 25 Agustus 2025: Berangkat dari Stasiun Palur
“Memang paling aman naik perahu karena di aliran sungai juga dalam sehingga bagi yang tidak bisa berenang bisa tenggelam. Makanya, jasa penyeberangan dibuka untuk pengunjung agar bisa bermain ke pantai,” katanya.
Untuk jasa penyeberangan ini, Marjon mengimbau kepada para nelayan tetap mengutamakan keselamatan saat menyeberangkan pengunjung. “Keselamatan tetap yang utama dan kami minta kepada pengunjung untuk terus berhati-hati saat bermain di pantai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Kualitas tidur berperan penting menjaga kesehatan otak. Kurang tidur dapat memengaruhi memori, konsentrasi hingga fungsi kognitif.
Perkumpulan Politeknik Swasta Indonesia (PELITA) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 14–17 Oktober 2026 di Makassar
Presiden Prabowo menunjuk Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria pada 1 Oktober 2026 setelah sebelumnya menjabat Wakapolri.
Kabut asap menurunkan jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi. Enam penerbangan mengalami keterlambatan hingga pukul 11.00 WIB.