Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Petugas SAR melakukan patroli dan pengawasan terhadap pengunjung yang bermain di Pantai Wediombo di Kalurahan Jepitu, Girisubo, Kamis (26/3/2026). - Istimewa/Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pelabuhan Sadeng\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Lonjakan wisatawan di kawasan pantai di Gunungkidul berpotensi dibarengi risiko baru setelah gelombang laut diprediksi naik hingga tiga meter dalam beberapa hari ke depan.
Kondisi ini muncul di tengah tingginya kunjungan wisata hingga akhir pekan. Petugas SAR pantai mulai meningkatkan kewaspadaan dengan menempatkan personel di titik-titik rawan serta berbaur langsung dengan wisatawan di area bibir pantai.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono, mengatakan prediksi kenaikan gelombang sudah diterima dan berlaku hingga akhir Maret. “Ada potensi kenaikan gelombang hingga tiga meter,” kata Marjono, Kamis (26/3/2026).
Ia menjelaskan, keramaian pengunjung masih terus terjadi sehingga pengawasan diperketat. Selain pemantauan dari posko, personel juga aktif memberikan peringatan langsung kepada wisatawan yang bermain air.
“Kami tidak hanya berjaga di pos, tetapi juga turun langsung agar wisatawan tetap aman,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Satlinmas Wilayah 1 di Pelabuhan Sadeng, Sunu Handoko, menyebut kondisi gelombang pada Kamis siang masih relatif landai. Namun, tren kenaikan diperkirakan terjadi dalam beberapa hari mendatang. “Situasinya masih aman dan terkendali,” kata Sunu.
Meski demikian, seluruh personel tetap disiagakan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan laut serta memberikan pertolongan jika dibutuhkan selama masa liburan berlangsung.
Lonjakan wisatawan sendiri sudah melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah. Kepala Bidang Pengembangan Destinasi di Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Nanang Putranto, menyebut jumlah kunjungan telah menembus lebih dari 230.000 orang.
Padahal, sebelum libur Lebaran, target kunjungan hanya dipatok sebanyak 93.191 wisatawan dengan proyeksi pendapatan asli daerah sekitar Rp1,7 miliar.
Nanang menilai cuaca yang relatif baik menjadi faktor utama meningkatnya kunjungan. “Kami bersyukur wisata berjalan lancar dan didukung cuaca yang bagus sehingga jumlah pengunjung lebih optimal,” katanya.
Ia menambahkan, tren keramaian diperkirakan masih berlanjut hingga Minggu (29/3/2026). Kondisi ini dipengaruhi kebijakan work from anywhere (WFA) dari pemerintah pusat serta libur sekolah yang masih berlangsung.
Menurutnya, kombinasi dua faktor tersebut membuat masyarakat memiliki waktu lebih panjang untuk berwisata ke kawasan pantai di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Prakiraan cuaca Jogja dan DIY Sabtu 3 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Jogja.
Jadwal SIM Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia di Satpas Polresta Yogyakarta. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Oktober 2026 tersedia di Sleman dan Bantul. Cek lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia ke lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan informasi tarif DAMRI dari YIA.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.