Cegah Stunting, Kelurahan Giwangan, Kota Jogja Bentuk Tim Respons Cepat
Stunting di Giwangan tercatat 6,25 persen. Kelurahan membentuk Tim SIGAB Stunting untuk mempercepat deteksi dan pendampingan keluarga.
Stadion Mandala Krida - ist/BPO DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Polemik Stadion Mandala Krida, Kota Jogja yang belum bisa digunakan sebagai kandang PSIM Jogja turut menjadi perhatian Ketua Komisi D DPRD DIY, RB Dwi Wahyu. Hal ini karena status stadion tersebut masih dalam pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dwi Wahyu menuturkan, saat ini DPRD DIY sudah mengusulkan kajian untuk renovasi stadion agar bisa kembali digunakan. Namun, langkah itu masih menunggu hasil koordinasi dengan KPK.
“Kajian sebetulnya sudah kami sampaikan di 2026 sebesar Rp1 miliar. KPK ingin turun ke lapangan untuk mengukur kerugian dan sebagainya, jadi kita tunggu saja,” ujar Dwi, Selasa (26/8/2025).
RB Dwi Wahyu juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bantul yang telah memberikan izin penggunaan Stadion Sultan Agung (SSA) sebagai kandang sementara PSIM Jogja.
“Mohon maaf dan terima kasih kepada Bantul yang sudah mengizinkan pinjaman stadion, karena di kota, Mandala Krida belum sempurna,” katanya.
Ia menegaskan, meski ada kendala administratif, pihaknya tetap berupaya agar Mandala Krida bisa segera dipakai kembali.
BACA JUGA: Kekerasan di RSUP Sardjito, DPRD DIY Serukan Perlindungan Hukum bagi Nakes
“Saya mohon maaf kepada teman-teman PSIM kalau stadion belum bisa digunakan, tetapi kita tetap berusaha agar bisa segera dipakai,” katanya.
Selain persoalan stadion, RB Dwi Wahyu juga menyoroti kerusuhan antarsuporter yang terjadi usai laga PSIM Jogja melawan Persib Bandung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (24/8/2025). Ia mengaku prihatin atas insiden tersebut dan meminta adanya koordinasi yang lebih baik antarpendukung.
“Kerusuhan seharusnya bisa diantisipasi. Memang susah, tetapi sama-sama suporter harus ada koordinasi supaya di lapangan itu tidak terjadi perselisihan. Ini penting karena kita bicara soal psikologi massa,” ujarnya.
Ia menekankan, koordinasi antarkoordinator suporter menjadi kunci dalam mencegah bentrokan. “Koordinator antarsuporter dan antarkelompok harus betul-betul terkoordinasi agar situasi bisa lebih kondusif,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stunting di Giwangan tercatat 6,25 persen. Kelurahan membentuk Tim SIGAB Stunting untuk mempercepat deteksi dan pendampingan keluarga.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.