7 Ekor Kambing Warga Tepus Mati Diserang Hewan Misterius
Tujuh kambing warga Tepus, Gunungkidul, mati dengan luka gigitan diduga akibat serangan kawanan hewan liar di tengah kemarau
Aktivitas harian di Pelabuhan Sadeng, Girisubo. Nampak puluhan kapal bersandar di dermaga Pelabuhan, Sabtu (21/10/2023). (Harian Jogja/David Kurniawan)\r\n\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wacana mendirikan Kampung Nelayan Merah Putih di Kalurahan Songbanyu, Girisubo akan dilengkapi dengan fasilitas SPBU khusus nelayan. Meski demikian, untuk realisasinya juga bergantung dengan minat dari investor yang ingin menanamkan modalnya di sektor tersebut.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan, optimistis Kampung Nelayan Merah Putih bisa didirikan di kawasan Pelabuhan Sadeng. Adapun pelaksanannya tinggal menunggu dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) penetapan dari Kementerian.
“Sudah kami ajukan dan proses verifikasi juga sudah dilaksanakan. Kami yakin, Kampung Nelayan Merah Putih bisa dibangun di Songbanyu,” kata Wahid, Rabu (27/8/2025).
Bantuan untuk pembangunan kampung nelayan Merah Putih meliputi pembangunan pabrik es, cold storage, bengkel mesin kapal; Penyediaan/perbaikan jalan di kawasan lokasi sentra nelayan. Selanjutnya, ada penyediaan sentra kuliner perikanan; penyediaan kios perbekalan melaut dan penyediaan balai nelayan.
Selain itu, juga ada pembangunan sarpras pengelolaan sampah atau IPAL hingga air bersih; penyediaan MCK umum. Pemberian fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU); Pemeliharaan kawasan berupa pengecatan kawasan pemukiman nelayan; Penyediaan/perbaikan sarpras fasilitas umum.
BACA JUGA: Bupati Endah Ingin Tangkapan Ikan Nelayan Gunungkidul Bisa Memasok MBG
Guna mewujudkan perkampungan ini, juga sudah disediakan lahan Tanah Kas Desa (TKD) seluas satu hektare. Untuk pemanfaatan sedang diproses izin ke Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.
“Rencananya di kampung nelayan ini juga dilengkapi fasilitas SPBU khusus nelayan,” ungkapnya.
Meski demikian, Wahid mengakui, penyediaan hanya sebatas penyiapan lahan untuk pendirian. Adapun prosesnya, juga sangat bergantung dengan kemauan investor guna membangun fasilitas tersebut.
“Kalau investor mau, sudah disiapkan lahannya di area calon Kampung Nelayan Merah Putih untuk membangun SPBU khusus bagi nelayan,” katanya.
Disinggung mengenai potensi pemkab membangun SPBU khusus nelayan, Wahid mengakui hal tersebut memungkinkan. Hanya saja, didalam prosesnya harus ada BUMD yang mengelolanya.
“Untuk sekarang belum ada BUMD yang bergerak di sektor ini, jadi butuh proses panjang agar bisa membangun SPBU khusus nelayan. Kalau dilihat dari potensi, maka investor bisa masuk lebih cepat guna membangun fasilitas itu,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mendukung penuh rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kalurahan Songbanyu, Girisubo. Diharapkan program ini bisa direaliasikan guna meningkatkan kesejahteraan para nelayan.
“Harapan saya, selain pembangunan kampung nelayan, hasil tangkapannya juga dapat memasok untuk program makan bergizi gratis,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing warga Tepus, Gunungkidul, mati dengan luka gigitan diduga akibat serangan kawanan hewan liar di tengah kemarau
Fiorentina kembali menunjuk Paolo Vanoli sebagai pelatih setelah memecat Fabio Grosso yang menelan tiga kekalahan beruntun di Serie A.
Bandara Soetta, Halim dan Husein Sastranegara kembali melayani penerbangan setelah ditutup sementara akibat abu vulkanik GAK.
Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada 2.961 penerbangan dan 341.000 penumpang hingga Senin (7/9).
Layanan SIM Keliling Ditlantas Polda DIY hadir di Kantor Kalurahan Condongcatur pada Selasa 8 September 2026 mulai pukul 08.30 WIB.
Layanan perpanjangan SIM di Kulonprogo pada Selasa 8 September 2026 hadir di PJR Temon, Mal Pelayanan Publik, dan Satpas 1450 Polres.