Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Aktivitas harian di Pelabuhan Sadeng, Girisubo. Nampak puluhan kapal bersandar di dermaga Pelabuhan, Sabtu (21/10/2023). (Harian Jogja/David Kurniawan)\r\n\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wacana mendirikan Kampung Nelayan Merah Putih di Kalurahan Songbanyu, Girisubo akan dilengkapi dengan fasilitas SPBU khusus nelayan. Meski demikian, untuk realisasinya juga bergantung dengan minat dari investor yang ingin menanamkan modalnya di sektor tersebut.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan, optimistis Kampung Nelayan Merah Putih bisa didirikan di kawasan Pelabuhan Sadeng. Adapun pelaksanannya tinggal menunggu dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) penetapan dari Kementerian.
“Sudah kami ajukan dan proses verifikasi juga sudah dilaksanakan. Kami yakin, Kampung Nelayan Merah Putih bisa dibangun di Songbanyu,” kata Wahid, Rabu (27/8/2025).
Bantuan untuk pembangunan kampung nelayan Merah Putih meliputi pembangunan pabrik es, cold storage, bengkel mesin kapal; Penyediaan/perbaikan jalan di kawasan lokasi sentra nelayan. Selanjutnya, ada penyediaan sentra kuliner perikanan; penyediaan kios perbekalan melaut dan penyediaan balai nelayan.
Selain itu, juga ada pembangunan sarpras pengelolaan sampah atau IPAL hingga air bersih; penyediaan MCK umum. Pemberian fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU); Pemeliharaan kawasan berupa pengecatan kawasan pemukiman nelayan; Penyediaan/perbaikan sarpras fasilitas umum.
BACA JUGA: Bupati Endah Ingin Tangkapan Ikan Nelayan Gunungkidul Bisa Memasok MBG
Guna mewujudkan perkampungan ini, juga sudah disediakan lahan Tanah Kas Desa (TKD) seluas satu hektare. Untuk pemanfaatan sedang diproses izin ke Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.
“Rencananya di kampung nelayan ini juga dilengkapi fasilitas SPBU khusus nelayan,” ungkapnya.
Meski demikian, Wahid mengakui, penyediaan hanya sebatas penyiapan lahan untuk pendirian. Adapun prosesnya, juga sangat bergantung dengan kemauan investor guna membangun fasilitas tersebut.
“Kalau investor mau, sudah disiapkan lahannya di area calon Kampung Nelayan Merah Putih untuk membangun SPBU khusus bagi nelayan,” katanya.
Disinggung mengenai potensi pemkab membangun SPBU khusus nelayan, Wahid mengakui hal tersebut memungkinkan. Hanya saja, didalam prosesnya harus ada BUMD yang mengelolanya.
“Untuk sekarang belum ada BUMD yang bergerak di sektor ini, jadi butuh proses panjang agar bisa membangun SPBU khusus nelayan. Kalau dilihat dari potensi, maka investor bisa masuk lebih cepat guna membangun fasilitas itu,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mendukung penuh rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kalurahan Songbanyu, Girisubo. Diharapkan program ini bisa direaliasikan guna meningkatkan kesejahteraan para nelayan.
“Harapan saya, selain pembangunan kampung nelayan, hasil tangkapannya juga dapat memasok untuk program makan bergizi gratis,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Pengumuman UTBK-SNBT 2026 dibuka 25 Mei pukul 15.00 WIB. Simak link resmi, cara cek hasil, dan jadwal unduh sertifikat UTBK.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian