ASN Kulonprogo Bisa Tempuh S2 Lewat Program RPL UNY
Pemkab Kulonprogo menggandeng UNY membuka program S2 jalur RPL bagi ASN yang dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun.
Foto ilustrasi uang ganti rugi Tol Jogja-YIA. - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO–Sejumlah warga Kabupaten Kulonprogo sudah mendapat uang ganti rugi (UGR) pengadaan lahan Jalan Tol Jogja-YIA.
Terbaru, Selasa (26/8/2025) sejumlah warga di Kapanewon Sentolo dan Pengasih mendapat UGR yang nilainya bervariasi. Selanjutnya untuk yang UGRnya sudah cair bisa langsung melakukan pengosongan rumah yang terdampak.
Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Tol Jogja-Solo-YIA, Dian Ardiansyah menyampaikan setiap yang sudah dibayarkan otomatis bisa dilakukan pengosongan lahan oleh warga.
Menurutnya nanti akan ada pendekatan persuasif apabila menjelang rekonstruksi tol dimulai masih ada yang belum mengosongkan.
“Kalau rekonstruksi sudah mulai secara persuasif kami akan melakukan sosialisasi ke warga jadi dalam waktu sekian lama mereka harus meninggalkannya,” katanya, Kamis (28/8/2025).
Dia membeberkan, sejumlah warga di Kulonprogo sudah banyak yang pindah dari rumahnya pasca mendapat UGR. Namun jumlah rincinya belum dapat dipastikan karena datanya berjalan. Dian mengungkapkan warga yang sudah meninggalkan rumahnya itu pun berdasarkan kesadaran mereka karena mendapat UGR.
“Kami tidak pernah melakukan itu secara represif selama pengosongan lahan di Kulonprogo pendekatannya manusiawi dan berdasarkan himbauan,” lanjutnya. Adapun konstruksi tol di wilayah Kulonprogo masih menunggu dari Sleman. Lantaran memang prosesnya dimulai dari timur nantinya menuju ke barat.B
BACA JUGA: MK Putuskan Wakil Menteri Dilarang Rangkap Jabatan
Termasuk pola pembayaran UGR pun dimulai dari timur lantas ke barat dimulai dari Sleman, Bantul baru ke Kulonprogo. Dia menuturkan, setiap warga yang mendapat penyerahan UGR langsung diinformasikan dapat secara langsung melakukan pengosongan. “Namun kami tetap memberikan waktu kepada warga tidak memaksakan kehendak, memberikan keleluasaan,” tegasnya.
Namun, kata Dian yang harus dicermati warga ketika pengerjaan konstruksi Tol Jogja-YIA sudah berjalan sampai Kulonprogo akan memberikan himbauan. Diharapkan warga memahami itu sehingga tidak mengganggu jalannya pembangunan.
Menurutnya, warga yang sudah mendapat UGR sertifikatnya lantas diberikan untuk beralih kepemilikan. “Kalau warga yang terkena lahannya sebagian sertifikatnya dipecah dan sisanya dikembalikan ke warga. Tetapi kalau yang terkena semua nanti sertifikatnya atas nama pemerintah RI,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo menggandeng UNY membuka program S2 jalur RPL bagi ASN yang dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun.
Belanja masyarakat RI masih tumbuh, tetapi tingkat tabungan melemah dan penggunaan pinjol, kartu kredit, serta paylater terus meningkat.
KPK menyebut peluang pemanggilan Perry Warjiyo dalam kasus CSR BI dan OJK bergantung pada kebutuhan penyidik dalam mengungkap perkara.
Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (MM FEB UI) secara resmi meresmikan At Thohir Vidya Loka
Lebih dari 3.800 orang meninggal akibat gelombang panas di Spanyol. Kebakaran hutan juga memicu evakuasi puluhan ribu warga.
Pemkot Jogja akan menertibkan replika plang Jalan Malioboro yang digunakan jasa foto usai video wisatawan dimintai bayaran viral.