Long Weekend Dongkrak Wisata Kulonprogo, PAD Naik Signifikan
Libur panjang Mei 2026 mendongkrak wisata Kulonprogo. Pendapatan naik 30,66 persen, kunjungan wisatawan melonjak drastis.
Foto ilustrasi uang ganti rugi Tol Jogja-YIA. - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO–Sejumlah warga Kabupaten Kulonprogo sudah mendapat uang ganti rugi (UGR) pengadaan lahan Jalan Tol Jogja-YIA.
Terbaru, Selasa (26/8/2025) sejumlah warga di Kapanewon Sentolo dan Pengasih mendapat UGR yang nilainya bervariasi. Selanjutnya untuk yang UGRnya sudah cair bisa langsung melakukan pengosongan rumah yang terdampak.
Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Tol Jogja-Solo-YIA, Dian Ardiansyah menyampaikan setiap yang sudah dibayarkan otomatis bisa dilakukan pengosongan lahan oleh warga.
Menurutnya nanti akan ada pendekatan persuasif apabila menjelang rekonstruksi tol dimulai masih ada yang belum mengosongkan.
“Kalau rekonstruksi sudah mulai secara persuasif kami akan melakukan sosialisasi ke warga jadi dalam waktu sekian lama mereka harus meninggalkannya,” katanya, Kamis (28/8/2025).
Dia membeberkan, sejumlah warga di Kulonprogo sudah banyak yang pindah dari rumahnya pasca mendapat UGR. Namun jumlah rincinya belum dapat dipastikan karena datanya berjalan. Dian mengungkapkan warga yang sudah meninggalkan rumahnya itu pun berdasarkan kesadaran mereka karena mendapat UGR.
“Kami tidak pernah melakukan itu secara represif selama pengosongan lahan di Kulonprogo pendekatannya manusiawi dan berdasarkan himbauan,” lanjutnya. Adapun konstruksi tol di wilayah Kulonprogo masih menunggu dari Sleman. Lantaran memang prosesnya dimulai dari timur nantinya menuju ke barat.B
BACA JUGA: MK Putuskan Wakil Menteri Dilarang Rangkap Jabatan
Termasuk pola pembayaran UGR pun dimulai dari timur lantas ke barat dimulai dari Sleman, Bantul baru ke Kulonprogo. Dia menuturkan, setiap warga yang mendapat penyerahan UGR langsung diinformasikan dapat secara langsung melakukan pengosongan. “Namun kami tetap memberikan waktu kepada warga tidak memaksakan kehendak, memberikan keleluasaan,” tegasnya.
Namun, kata Dian yang harus dicermati warga ketika pengerjaan konstruksi Tol Jogja-YIA sudah berjalan sampai Kulonprogo akan memberikan himbauan. Diharapkan warga memahami itu sehingga tidak mengganggu jalannya pembangunan.
Menurutnya, warga yang sudah mendapat UGR sertifikatnya lantas diberikan untuk beralih kepemilikan. “Kalau warga yang terkena lahannya sebagian sertifikatnya dipecah dan sisanya dikembalikan ke warga. Tetapi kalau yang terkena semua nanti sertifikatnya atas nama pemerintah RI,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang Mei 2026 mendongkrak wisata Kulonprogo. Pendapatan naik 30,66 persen, kunjungan wisatawan melonjak drastis.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026. Pertamax Green ikut naik, sementara Pertalite dan Biosolar tetap.
Jadwal KRL Solo–Jogja Rabu 10 Juni 2026 lengkap, 12 perjalanan dari pagi hingga malam, tarif Rp8.000, bebas macet.
“Harapannya pelaku usaha di sini [Padukuhan Banyu] bisa naik kelas, yang ditandai dengan naiknya omzet dan pendapatan yang dimiliki,”
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 10 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam, tarif murah Rp8.000 dan bebas macet.