Sleman Usulkan Rp387 Miliar untuk Program Dalane Alus pada 2027
Pemkab Sleman mengusulkan Rp387 miliar pada 2027 untuk melanjutkan Dalane Alus, dengan prioritas jalan pendukung ketahanan pangan dan pariwisata.
Suasana Mapolda DIY pada Sabtu (30/8/2025) usai aksi massa. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, SLEMAN—Markas Polda DIY tepatnya Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian (SPKT) dan gedung bagian sayap dibakar massa aksi demonstrasi pada Jumat (29/8/2025) hingga Sabtu (30/98/2025) dini hari. Puing-puing sisa aksi mulai dibersihkan.
Berdasarkan pantauan Harianjogja.com di sekitar lokasi demonstrasi pada Sabtu (30/8/2025) siang, area luar maupun dalam Mapolda DIY nampak mulai dibersihkan. Puing-puing besi banyak terlihat di sekitar area Mapolda DIY.
Pagar maupun gerbang Mapolda DIY sudah terlihat di tempatnya. Berbagai puing-puing yang tersisa terlihat mulai diangkut ke truk Dinas Lingkungan Hidup.
BACA JUGA: Ratusan Wajib Pajak di Kota Jogja Ajukan Keringanan Bayar PBB-P2
Bekas sejumlah area terbakar terlihat, termasuk vidiotron yang nyaris ludes terbakar. Di dalam area Mapolda DIY juga nampak kerangka mobil terbalik yang hangus terbakar. Tak jauh dari sana, ATM milik sebuah bank juga nampak rusak dan terbakar.
Di area luar, khususnya di area jalan, puing-puing aksi juga dibersihkan. Tampak area jalan ring road sudah bisa dilewati dengan relatif normal. Hanya saja sekitar pukul 12.30 WIB APILL di Simpang Empat Condongcatur dan Simpang Empat UPN sempat belum berfungsi. Namun ada warga yang sempat membantu mengatur lalu lintas agar kendaraan bisa melaju bergantian.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sleman, Makwan menjelaskan personel DLH Sleman menjadi diturunkan untuk membantu di aspek membersihkan area lokasi demonstrasi. Area pembersihan juga mencakup dalam gedung yang terdampak kerusakan seperti kaca pecah.
"Kami turunkan lima armada truk dari DLH beserta personilnya dan dari Mapolda juga membantu pembersihannya," ujarnya.
Makwan mengatakan setidaknya ada 50 petugas kebersihan yang diturunkan dari DLH Sleman untuk membersihkan puing-puing yang ada. Petugas mulai diturunkan sekitar pukul 09.00 WIB.
Nantinya puing-puing akan dipisah berdasarkan jenisnya. "Mana yang puing besi dipisah, mana yang puing kaca dipisah," katanya.
Kepala Yanma Polda DOY, AKBP Budi Susilanto mengungkapkan Yanma Polda DIY dibantu Pemkab Sleman dalam membersihkan area Mapolda DIY. Pembersihan dilakukan secara bersama-sama agar bisa lebih cepat selesai. "Syukur-syukur hari ini sudah clear, sudah bersih," ujarnya.
BACA JUGA: Kampung Haji di Arab Saudi Beroperasi 2028
Pihak terkait saat ini masih dalam proses mendata jumlah kerusakan akibat kerusuhan demonstrasn di Kompleks Mapolda DIY. Budi mengatakan setidaknya ada dua kendaraan dinas yang rusak saat aksi. "Sementara dua, mobil [dibakar]," ungkapnya.
Ia menambahkan ada beberapa gedung di bagian sayap yang terbakar. Selain itu gedung SPKT Polda DIY juga terbakar. "Di beberapa sayap ada yang terbakar, terus gedung SPKT, kalau yang lain aman," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman mengusulkan Rp387 miliar pada 2027 untuk melanjutkan Dalane Alus, dengan prioritas jalan pendukung ketahanan pangan dan pariwisata.
Simak target tabungan pensiun berdasarkan usia menurut Fidelity, termasuk patokan menabung 15% pendapatan dan cara menyiapkannya.
Cari motor trail bekas dengan bujet Rp30 jutaan? Simak kisaran harga KLX150, Honda CRF150L, KLX250, dan tips sebelum membeli.
Persoalan waris tanah berpotensi memicu konflik apabila status kepemilikan tidak jelas, dokumen tidak lengkap, atau administrasi peralihan hak belum diselesaika
Harga BBM non-subsidi Malaysia turun pada 22–28 Oktober 2026. Simak harga RON 95, RON 97, diesel, dan BBM di Indonesia.
Cek kategori desil DTSEN untuk usulan PKH, Program Sembako, dan PBI-JK. Simak cara memeriksa serta memperbarui data bansos.