Advertisement
Polres Bantul Tangani 96 Kasus Narkoba dengan 101 Tersangka
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Sepanjang Januari hingga Agustus 2025, Polres Bantul mencatat sebanyak 96 kasus penyalahgunaan narkoba dengan jumlah tersangka mencapai 101 orang.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan dari seluruh kasus tersebut, mayoritas berkaitan dengan peredaran obat-obatan terlarang (obaya). Hal ini membuktikan peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius, terutama bagi generasi muda.
Advertisement
BACA JUGA: BNNK Waspadai Potensi Produksi Narkoba di Wilayah Bantul
“Sampai bulan Agustus ada 96 kasus dengan 101 tersangka. Kasus terbanyak adalah obat berbahaya dengan 44 kasus, kemudian psikotropika 33 kasus, dan narkotika 19 kasus,” jelasnya, Rabu (3/9).
Rita menjelaskan, pihaknya mengedepankan tiga langkah dalam upaya menekan peredaran narkoba, yaitu preemtif, preventif, dan represif.
Tindakan preemtif dan preventif dilakukan melalui edukasi di sekolah, kampus, hingga instansi, serta penyuluhan kepada warga dan karang taruna.
Selain itu, Polres Bantul juga mendorong pembentukan kampung tangguh bebas narkoba serta komunitas anti-narkoba. “Langkah terakhir tentu adalah penindakan hukum terhadap para pelaku yang terlibat dalam peredaran narkoba,” tegasnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba serta aktif melaporkan jika menemukan indikasi peredaran di lingkungan sekitar.
“Kami berharap seluruh warga bahu-membahu mengawasi lingkungannya dan menyatakan perang terhadap narkoba jenis apapun. Jangan pernah coba-coba karena selain merugikan, hukuman juga sangat berat,” kata Rita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- HGN ke-66, Persagi DIY Edukasi Gizi 24 Sekolah di Bantul
- Jalan Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Ditargetkan Dibuka Juli 2026
- Pilkades Serentak Gunungkidul 2026 Tetap Manual, Ini Alasannya
- Dongkrak Kualitas Destinasi, DIY Targetkan Standar Global di JBM 2026
- Puluhan Siswa Sentolo Keracunan, MBG Jadi Dugaan Awal
Advertisement
Advertisement




