Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi di perairan selatan DIY hingga 22 September 2025 mendatang. Gelombang tinggi ini dipengaruhi dua bibit siklon tropis di sekitar perairan Filipina.
"Terpantau adanya Bibit Siklon Tropis '99W' di Periaran Timur Filipina sehingga pola angin timuran masih mendominasi untuk wilayah perairan Jawa dimana hal ini berdampak pada tinggi gelombang di wilayah perairan DIY," kata Prakirawan Stasiun Metrologo Yogyakarta, Bhakti Wira Kusumah dalam keterangannya, Jumat (19/9/2025).
Bahhakti mengatakan pola angin timuran masih mendominasi perairan Jawa, termasuk DIY sehingga berdampak pada peningkatan tinggi gelombang. Kondisi cuaca di perairan DIY pada umumnya ditandai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
ia memprakirakan gelombang laut berpeluang mencapai ketinggian antara 2,5 hingga 4,0 meter di perairan Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul, serta Samudra Hindia selatan DIY.
Kondisi ini menurutnya erisiko terhadap keselamatan pelayaran, baik perahu nelayan dengan kecepatan angin 15 knot dan gelombang 1,25 meter, kapal tongkang dengan angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter, maupun kapal ferry yang mulai terdampak dengan gelombang 2,5 meter dan angin 21 knot.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jogja dan Sekitarnya Hujan
Hasil analisis dinamika atmosfer terkini menunjukkan suhu muka laut di Laut Jawa maupun Samudra Hindia selatan Jawa terpantau hangat, antara 28 hingga 30 derajat Celsius, dengan anomali 0,5 hingga 1,5 derajat Celsius. Kondisi tersebut mendukung peningkatan suplai uap air ke atmosfer sehingga memperkuat pembentukan awan hujan.
Profil kelembapan udara di DIY pada ketinggian 850-500 mb juga relatif basah, berkisar 60-95 persen, yang memicu terbentuknya awan hujan terutama di wilayah utara DIY pada siang hingga sore hari.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna ataupun operator transportasi laut untuk memperhatikan informasi prakiraan cuaca dan gelombang tinggi agar tetap aman dalam beraktivitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau disebut tak mengarah ke DIY. Sultan dan Dinkes DIY mengimbau masyarakat tetap memakai masker.
Tri Hita Karana Universal Reflection Ceremony di Bali mempertemukan delegasi 70 negara untuk menyerukan perdamaian di tengah disrupsi AI.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot mengevaluasi portal di sirip Malioboro agar akses pejalan kaki dan penyandang disabilitas tidak terganggu.
KAI menambah rangkaian dan perjalanan kereta pada 7 September 2026. Cek rute kereta tambahan dari Jakarta, Jogja, hingga Surabaya.