Rp607 Juta Digelontorkan untuk Jalan dan Bronjong di Kebonrejo
Perbaikan jalan dan bronjong Kali Seling di Kebonrejo, Temon, Kulonprogo, rampung. Lahan warga yang sempat tergerus hingga lima meter kini lebih aman.
Ilustrasi Lumbung Mataraman via AI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Lumbung Mataraman sudah mulai dilakukan pembangunan di Kalurahan Giripeni, Wates, Kulonprogo. Langkah ini menandai dimulainya pembangunan lumbung pangan yang berbasis masyarakat.
Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan lokal, meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan petani Kulonprogo.
BACA JUGA: SK Bupati Kulonprogo Tak Hanya Fokus ke Pengawasan MBG
Lurah Giripeni, Iswanto Adi Saputro mengatakan lumbung mataraman yang berada di wilayahnya menggunakan tanah kas desa (TKD) seluas sekitar dua hektare.
Menurutnya, Kalurahan Giripeni tetap membutuhkan sinergi dari provinsi dan kabupaten untuk ke depannya. Khususnya dalam memberikan pendampingan dan arahan terkait lumbung mataraman agar bisa berjalan sesuai koridornya.
"Harapannya lumbung mataraman bisa memberikan kemajuan bagi Kalurahan Giripeni," katanya, Minggu (21/9/2025). Lumbung Mataraman Giripeni ini menjadi yang pertama di Kulonprogo.
Dinamakan lumbung mataraman Bulak Peni yang akronim dari bukan kulak, panen sendiri. Sesuai prinsipnya Lumbung Mataraman memang menekankan pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaannya. Masyarakat Giripeni yang mengolah lahannya baik untuk pertanian, edu wisata, peternakan, budaya dan lainnya.
"Master plan kami mengarah untuk bisa support kegiatan edukasi, pemberdayaan dan wisata budaya apalagi berada di tengah kota Kulonprogo," lanjut pria yang akrab disapa Adi.
SK Gubernur tentang penggunaan TKD untuk lumbung mataraman ini sudah diberikan dari Pemda DIY. Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan sangat menyambut baik kepercayaan yang diberikan ini. Apalagi lumbung mataraman ini didukung oleh dana keistimewaan (Danais) DIY.
"Saya mengajak kita sembodo dari kepercayaan yang sudah diberikan ini sehingga seluruhnya berpartisipasi aktif dalam mengelolanya," jelasnya.
Agung mengungkapkan, lumbung mataraman di Giripeni akan menjadi ikon unggulan kalurahan. Kehadirannya nantinya menjadi sarana edukasi bagi kalangan petani baik di Giripeni maupun di Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbaikan jalan dan bronjong Kali Seling di Kebonrejo, Temon, Kulonprogo, rampung. Lahan warga yang sempat tergerus hingga lima meter kini lebih aman.
Googlebook mulai membuka pre-order 21 September 2026. Simak jadwal, vendor pembuat, fitur Gemini, integrasi Android, dan informasi yang belum diumumkan.
Google merilis Gemini 3.8 Live dan Extended Thinking. Simak kemampuan AI suara terbaru, fitur penalaran, multimodal, benchmark, dan ketersediaannya.
Simak jadwal lengkap timnas voli putri dan putra Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, termasuk lawan, tanggal, dan jam pertandingan.
Benarkah main judi online bisa terdeteksi dari KK atau NIK? Simak kaitan pemadanan data dengan bansos, cara klarifikasi, dan cek pinjaman lewat SLIK OJK.
Nostalgia era 1990-an memang menyenangkan, tetapi tidak semua kebiasaan masa lalu perlu diwariskan. Simak 5 kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan.