Dana Terbatas, Perbaikan Jalan Kawasan Industri Semin Tahun Ini Hanya 230 Meter
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Taman Gunungkidul di Perbatasan Gunungkidul dan Bantul, Kapanewon patuk Gunungkidul./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanahan dan Tata Ruang atau Kundha Mandala Niti Sarta Tata Sasana Gunungkidul sedang mengerjakan denah rencana tata bangunan dan lingkungan (RTBL) di kawasan perkotaan. Kajian yang sedang dilakukan menyasar di jalan nasional mulai dari Gading di Kapanewon Playen hingga Kota Wonosari.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul, Fajar Ridwan mengatakan, kajian terhadap RBTL nantinya dituangkan dalam Peraturan Bupati. Tujuan dari penyusunan detail tata ruang untuk memberikan kepastian didalam pemanfaatan dalam proses perizinan, khususnya didalam rangka mendukung pengembangan investasi.
BACA JUGA: Jelang Jatuh Tempo, Capaian PBB Gunungkidul Tembus Rp19,5 Miliar
“Makanya perlu adanya RBTL. Urut-urutannya, mulai dari Rencana Tata Ruang dan Wilayah [RTRW] kemudian dibuatkan Rencana Detail Tata Ruang baru RBTL yang masih dalam proses penyusunan,” kata Ridwan kepada wartawan, Senin (22/9/2025).
Dia menjelaskan, detail dari kajian yang mengatur pemanfaatan tata ruang dengan tujuan untuk mengendalikan pembangunan dan pemanfaatan ruang agar tercipta lingkungan yang tertata, berkelanjutan, berkualitas. Selain itu, juga memiliki karakter serta kesatuan ruang yang khas.
“Ini juga bertujuan untuk memberikan panduan yang lebih rinci untuk rancang bangun suatu kawasan. Memastikan kesesuaian antara bangunan dan lingkungan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam membangun,” katanya.
Menurut dia, kajian RBTL yang dilakuak difokuskan di ruas jalan nasional mulai dari Kalurahan Gading, Playen hingg Kota Wonosari. Total luasan dalam kajian mencapai 90 hektare dan diharapkan selesai sebelum akhir 2025.
“Mudah-mudahan lancar sehingga wajah perkotaan di Gunungkidul makin tertata, indah dipandang dan tetap selaras dengan identitas budaya lokal,” katanya.
Terpisah, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul, Asar Jajang Riyanti mendukung penyusunan RBTL yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanahan dan Tata Ruang. Menurut dia, dengan program ini akan ada kepastian terkait dengan pemanfaatan tata ruang sehingga dampaknya bisa mendukung dalam upaya pengembangan investasi di kawasan perkotaan.
Ia tidak menampik adanya kepastian dalam regulasi sangat berpengaruh terhadap rencana investor untuk menanamkan modalnya sehingga kajian RBTL sangat dibutuhkan. Salah satunya memberikan kepastian berusaha bagi calon investor.
“Kalau sudah ada detailnya akan lebih enak sehingga bisa disesuaikan dengan peruntukan. Misalanya untuk pengurusan izin seperti persetujuan bangunan dan gedung [PBG] dapat lebih lancar karena sudah ada panduan dalam RBTL,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Veda Ega Pratama meraih pole position Moto3 Australia 2026 dengan waktu 1 menit 35,299 detik. Ia mengaku senang dan siap menghadapi balapan.
Pengiriman PC global turun 21% pada kuartal III 2026. Lenovo masih memimpin, sedangkan Apple dan Asus mencatat kenaikan pangsa pasar.
Beasiswa WIMAYA 2026 UPN Veteran Yogyakarta menawarkan Rp250.000 per bulan. Cek syarat, dokumen, dan cara daftar sebelum 25 Oktober.
Cek delapan pengaturan ponsel sebelum liburan ke luar negeri, mulai dari roaming data, peta luring, hingga fitur pelacakan perangkat.
DPRD Bantul mendorong patroli intensif dan sinergi lintas OPD untuk mengantisipasi klitih serta memperkuat ketertiban masyarakat.