Tak Cuma Droping, TNI Bangun 18 Sumur Bor untuk Warga Gunungkidul
Kodim 0730/Gunungkidul membangun 18 sumur bor untuk membantu warga mengatasi krisis air bersih. BPBD juga memetakan potensi sumber air.
Deretan kios yang selesai dibangun untuk proses relokasi pedagang di Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Senin (15/12/2025)/ Istimewa-DPUPRKP Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul memastikan pembangunan 109 kios relokasi pedagang di Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, telah selesai lebih cepat dari target.
Relokasi ini merupakan bagian dari upaya penataan kawasan pantai yang dilaksanakan oleh Pemkab.
“Saat ini sudah tidak ada lagi pengerjaan untuk pembangunan kios di Pantai Sepanjang karena sudah selesai,” kata Kepala Bidang Cipta Karya, DPUPRKP Gunungkidul, Ashari Nurkalis, Senin (15/12/2025).
Ashari menjelaskan, pembangunan kios di Pantai Sepanjang sudah rampung sejak Jumat (12/12/2025). Total ada 109 kios yang dibangun, dan jumlah ini disesuaikan dengan total pedagang yang terdampak relokasi.
Pihaknya memastikan pengerjaan ini lebih cepat dari target semula, yaitu 23 Desember 2025.
Meskipun kios telah selesai, DPUPRKP tidak terburu-buru meminta pedagang segera pindah ke lokasi jualan yang baru. Sesuai dengan kesepakatan awal, proses pindah paling lambat terlaksana pada 7 Januari 2026.
“Untuk lokasi penempatan, kami serahkan sepenuhnya ke pedagang dan pokdarwis agar bermusyawarah,” katanya.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, menambahkan bahwa untuk pembangunan kios relokasi pedagang di Pantai Sepanjang, Pemkab mengalokasikan dana Rp400 juta. Di sisi lain, juga digelontorkan anggaran Rp1,6 miliar untuk pengaspalan jalan di kawasan tersebut sepanjang 500 meter.
“Program ini jadi bagian untuk penataan di Pantai Sepanjang,” kata Rakhmadian.
Menurutnya, pembangunan yang dijalankan di kawasan Pantai Sepanjang hampir rampung. Kios relokasi sudah jadi dan pengaspalan jalan sepanjang 500 meter juga telah terlaksana.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan penataan di Pantai Sepanjang diharapkan bisa menjadi pilot project untuk pantai-pantai lain di Gunungkidul. Oleh karenanya, penataan difokuskan di lokasi pantai tersebut.
Ia menginginkan, Pantai Sepanjang bisa memiliki konsep yang mirip dengan Jimbaran di Bali.
“Tujuannya ke pantai untuk langsung melihat keindahan laut, makanya kios dan lapak pedagang dipindahkan ke utara jalan yang dibangun sekarang ini,” katanya.
Bupati menambahkan, secara lokasi, Pantai Sepanjang memiliki pasir putih dengan garis pantai mencapai satu kilometer. "Potensinya tidak kalah dengan Jimbaran [Bali]. Namun, dikarenakan konsep penataan yang semrawut membuat pantai ini sulit diakses sehingga sepi pengunjung," jelasnya.
“Jika nanti sudah dibangun jalan dan pedestrian, dengan fasilitas tambahannya, maka saya yakin akan ramai pengunjung yang datang,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kodim 0730/Gunungkidul membangun 18 sumur bor untuk membantu warga mengatasi krisis air bersih. BPBD juga memetakan potensi sumber air.
PSIM Jogja memiliki nilai pasar Rp84,3 miliar dan masuk enam besar klub termahal Super League 2026/2027, namun Jean-Paul Van Gastel memilih realistis.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sanata Dharma mendampingi Karang Taruna Tunas Harapan di Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo
Merawat mobil tidak selalu harus di bengkel. Mitsubishi bagikan 7 pemeriksaan ringan yang bisa dilakukan di rumah: cek oli, tekanan ban, filter udara, radiator,
Atasi HP Android penuh! Kenali data sisa aplikasi yang lolos dari proses uninstall. Pelajari cara membersihkan folder Android/data yang tersembunyi dan buat rua
Pendampingan UTY dan Instiper Dorong Kampung Wisata Bimomartani Dikenal Wisatawan Nasional dan Internasional