Advertisement
Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Raja HB X Pecahkan Rekor
Sri Sultan HB X (tengah) memukul shuttlecock menandai dimulainya Kejuaraan Bulutangkis Piala Raja HB X, di GOR Lembah UGM, Senin (29/9/2025) - Harian Jogja/Lugas Subarkah
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) DIY menggelar Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Raja HB X. Kejuaraan ini memecahkan rekor Muri sebagai kejuaraan bulutangkis dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia.
Kejuaraan Bulutangkis ini diikuti oleh sebanyak 2.143 peserta dari seluruh Indonesia dengan 432 klub yang terlibat dan 2.252 pertandingan. Diselenggarakan di 20 lapangan di tiga venue, yakni GOR Lembah UGM, GOR Arari dan GOR Klebengan, kejuaraan ini memecahkan rekor peserta terbanyak.
Advertisement
BACA JUGA: Preview PSS Sleman Vs Deltras FC, Ini Instruksi Ansyari Lubis
kejuaraan ini dibuka di GOR Lembah UGM, Senin (29/9/2025), ditandai dengan pemukulan shuttlecock oleh Sri Sultan HB X dan PBSI. Dalam sambutannya, Sri Sultan menekankan banyaknya jumlah peserta membuktikan bulutangkis adalah bahasa persatuan.
“Dari Sabang sampai Merauke, dari kampung hingga kota, semua dipersatukan oleh semangat yang sama: semangat bertanding dengan penuh dedikasi. Saya berharap, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang edukasi dan inspirasi,” katanya.
Dari kejuaraan ini akan lahir bibit unggul yang kelak akan mengibarkan Merah Putih di panggung dunia. Sultan berharap turnamen ini meneguhkan nilai-nilai luhur: sportifitas, fair play dan persaudaraan. “Karena kemenangan terbesar bukanlah mengalahkan lawan, melainkan mengalahkan ego dan meraih kehormatan,” ungkapnya.
Ketua Umum Pengurus Daerah PBSI DIY, KPH Yudanegara, menuturkan kejuaraan ini menjadi sejarah baru DIY dan mendapatkan rekor Muri dengan total atlet terbanyak di seluruh Indonesia dan dunia. “Ini kejuaraan bulutangkis dengan peserta terbesar, DIY menjadi bukti sejarah itu,” katanya.
Piala Raja HB X mempunyai latar belakang sejarah kebijaksanaan dan sumbangsih Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat dalam memperkokoh nkri memberikan makna lebih dalam. “Oleh karenanya kejuaraan ini menjadi simbol persatuan, sportivitas kejayaan bangsa,” ujarnya.
Ketua Umum Pengurus Pusat PBSI, Komjen Pol M. Fadil Imran, menyampaikan kejuaraan ini menjadi medan pembeklajaran, ruang pembinaan dan wadah lahirnya talenta baru bulu tangkis Indonesia. “Dari daerah untuk bangsa. Ini lah semangat yang terus kami jaga dalam visi PBSI yakni membangun ekosistem bulu tangkis yang adil, professional dan membanggakan,” kata dia.
Melalui visi tersebut, PBSI ingin memastikan setiap anak muda yang memiliki mimpi mengibarkan merah putih di podium dunia mendapatkan kesempatan yang setara dan sistem yang mendukung kejuaraan seperti ini. “Ini menjadi bagian penting dalam sistem tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Rel Pantura Pulih, Kereta Api Kembali Melintas di Pekalongan
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Starter Lawan Persela, Lucao Gama Jalani Laga Perdana Bersama PSS
- PKL Dilarang Berjualan di Alun-Alun Wonosari, Pemkab Sediakan 2 Lokasi
- Tanpa Dana Negara, Bedah Rumah Pemkot Jogja Tetap Jalan di 2026
- Cuaca Ekstrem Rusak 137 Rumah di Sleman, Kerugian Capai Rp261,9 Juta
- Aksi Pencurian di Baciro Gagal, Warga dan Polisi Tempuh Jalur Mediasi
Advertisement
Advertisement



