Hizbullah Klaim Luncurkan 20 Serangan ke Tentara Israel
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Kemiskinan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO - Pemkab Kulonprogo diminta mengalokasikan dana keistimewaan untuk percepatan penanganan dan penurunan kemiskinan. Demikian disampaikan Ketua DPRD setempat, Aris Syarifuddin.
Aris Syarifuddin di Kulonprogo, Senin, mengatakan angka kemiskinan di Kulonprogo pada 2024-2025 ini sebesar 14,53 persen atau 67.250 jiwa.
"Penanganan kemiskinan di Kulonprogo dibutuhkan program-program yang tepat, termasuk dana keistimewaan (danais) dapat difokuskan dalam penanganan kemiskinan setelah kegiatan wajib pertanahan hingga tata ruang. Kami berharap danais ini mampu dialokasikan untuk kegiatan-kegiatan penanggulangan kemiskinan, sehingga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Aris.
Lebih lanjut, Aris berharap Pemda DIY dan Pemkab Kulonprogo ikut andil, jangan sampai ada kesenjangan empat kabupaten/kota di DIY. Artinya, Ketika Kabupaten Kulonprogo menjadi kabupaten termiskin di DIY, maka harapnya program penanganan kemiskinan fokus di Kulonprogo.
Program pemerintah pusat yang dapat mempercepat penanganan kemiskinan adalah pemberdayaan masyarakat lokal yang dilibatkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menyajikan makan bergizi gratis (MBG). Begitu juga, SPPG mengambil bahan baku di sekitar lokasinya.
"Sehingga perputaran ekonomi di dapur MBG atau sekitar SPPG begitu terasa dampaknya bagi masyarakat, dan harapanya dapat menurunkan kemiskinan di Kulon Progo," harapnya.
Politisi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan I (Temon, Panjatan dan Wates) ini juga berharap program padat karya terus dilakukan.
"Padat karya juga mampu menurunkan kemiskinan, dengan terserapnya tenaga kerja keluarga kurang mampu dalam kegiatan padat karya," katanya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kulonprogo Aris Nugraha mengatakan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, angka kemiskinan di Kulon Progo pada 2024-2025 sebesar 14,53 persen.
Ia mengatakan Kulonprogo merupakan kabupaten di DIY dengan tingkat kesuksesan yang tinggi dalam usaha menurunkan jumlah penduduk miskin di wilayahnya. Pada2016, jumlah penduduk miskin di Kulonprogo masih tercatat sebanyak 84.340 jiwa, pada 2025 berkurang menjadi 67.250 jiwa.
"Penurunan 2024 - 2025 di Kabupaten Kulonprogo 1,09 persen terbesar penurunannya dibanding Kabupaten Gunungkidul sebesar 1,03 persen, Kabupaten Bantul sebesar 0,12 persen, Kabupaten Sleman sebesar 0,75 persen dan Kota Yogyakarta sebesar 0,12 persen. Dari sisi jumlah penduduk miskin, sebenarnya Kulon Progo terkecil kedua setelah Kota Yogyakarta," kata Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Kemudahan akses investasi digital yang kian masif justru memicu meningkatnya risiko bagi generasi muda, sehingga literasi keuangan dinilai menjadi kebutuhan.
Ramalan zodiak 13 Mei 2026: Aries & Scorpio waspadai konflik asmara. Ada pengeluaran mendadak. Simak saran untuk 12 zodiak agar hari lebih tenang.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil dominan dan menang hanya 23 menit pada hari pertama Thailand Open 2026 di Bangkok.
Tanggal 13 Mei diperingati sebagai World Cocktail Day, World Fair Trade Day, dan National Apple Pie Day.
Penguatan karakter anak dinilai menjadi bekal penting untuk menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat