Hipertensi Gunungkidul Tertinggi di DIY Capai 39,25 Persen
Hipertensi Gunungkidul mencapai 39,25%, tertinggi di DIY. Pemkab memperkuat layanan kesehatan dan penanganan stunting lewat Poskesdes.
Foto ilustrasi penghijauan/penanaman pohon. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Pemerintah Kabupaten Bantul menyebut Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di wilayahnya saat ini masih berada di angka 65,43 atau dalam kategori menengah. Aksi peningkatan tutupan vegetasi berupa penanaman pohon pun digencarkan, terutama di kawasan selatan wilayah ini, guna memastikan kualitas lingkungan hidup, terutama udara, terus terjaga.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyebut, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan IKLH di wilayah ini. Gerakan sederhana seperti menanam pohon bisa menjadi salah satu bentuk nyata yang perlu digencarkan. Sebab, kualitas udara dan tutupan vegetasi merupakan dua dari tiga komponen utama penyusun IKLH.
“Dengan penanaman pohon tentu akan berdampak pada IKLH Bantul. Karena itu, perlu terus kita tingkatkan dan membiasakan gerakan peduli lingkungan,” ujar Halim di sela-sela aksi penanaman pohon langka dan bambu di kawasan eks Balai Budidaya Ikan, Srihardono, Pundong, Jumat (17/10/2025).
Agenda penanaman pohon yang berkolaborasi dengan PT Link Net dan Pertamina Foundation itu, kata Halim, juga bertujuan untuk mendukung industri kerajinan lokal. Hal ini karena ketersediaan bahan baku bambu di Bantul terbilang minim. "Dengan aksi ini, mudah-mudahan kualitas udara Bantul membaik, tutupan vegetasi semakin luas, serta di masa depan pohon bisa digunakan sebagai bahan kebutuhan industri," katanya.
Direktur PT Link Net, Yosafat Marhasak Hutagalung menyebut, kawasan tersebut rencananya akan dihijaukan menjadi taman edukasi dan ruang publik berbasis budaya yang menghubungkan seni, lingkungan, dan kearifan lokal dalam satu ekosistem berkelanjutan.
"Total ada 2.000 bibit pohon langka dan bambu yang kami tanam, termasuk jenis Bambu Budha Belly, Trembesi, Tabebuya, Pulai, Kepel, Kelapa Kopyor, dan Kelengkeng," ungkapnya.
Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari menyatakan, gerakan lingkungan itu menjadi tahapan awal sebelum rencana pihaknya yang ingin mengembangkan desa wisata budaya di lokasi tersebut. "Kami ingin masyarakat tidak hanya sadar lingkungan, tapi juga mandiri dan sejahtera lewat potensi lokalnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hipertensi Gunungkidul mencapai 39,25%, tertinggi di DIY. Pemkab memperkuat layanan kesehatan dan penanganan stunting lewat Poskesdes.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.