PAD Wisata Gunungkidul Melejit, Dewan Minta Target Dinaikkan
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul memiliki keterbatasan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan jalan dari Kepek menuju Pantai Ngobaran di Kalurahan Kanigoro, Saptosari. Meski demikian, ada komitmen untuk menyelesaikan akses wisata dengan mengajukan bantuan melalui Dana Inpres Jalan Daerah milik Pemerintah Pusat.
Jalan ini sudah mulai dibangun pertama kali di 2017 lalu, tapi pembangunannya belum bisa terselesaikan. Pasalnya, pembangunan terakhir terlaksana di 2019 lalu dan setelahnya belum ada lagi kelanjutan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, jalan wisata Kepek-Ngobaran menjadi salah satu Pekerjaan Rumah (PR) yang belum terselesaikan hingga sekarang. Pasalnya, pembangunan terhenti karena terbatasnya anggaran milik pemkab.
“Kami sudah berupaya mengajukan bantuan ke Pemerintah DIY melalui Dana Keistimewaan, tapi belum disetujui,” kata Rakhmadian, Kamis (23/10/2025).
Meski demikian, pihaknya tidak menyerah karena upaya melanjutkan pembangunan terus dilakukan. Salah satunya dengan mengajukan bantuan ke Pemerintah Pusat melalui program Inpres Jalan Daerah.
“Sudah kami ajukan dengan besaran Rp30 miliar,” katanya.
Hanya saja, Rakhmadian mengakui bahwa pagu tersebut belum bisa menyelesaikan di seluruh ruas. Hasil kajian yang dilakukan, baru bisa melanjutkan pembangunan sepanjang 800 meter dari titik terakhir yang sudah terbangun.
“Mudah-mudahan bisa direalisasikan melalui anggaran Perubahan di tahun ini. Tapi, kalau belum bisa mungkin dilaksanakan di 2026,” kata mantan Kepala Dinas Perhubungan ini.
Kepala Bidang Bina Marga, DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, masih ada ruas sepanjang 4,5 kilometer di jalur Kepek-Ngobaran yang belum bisa diselesaikan. Menurut dia, kemampuan keuangan daerah masih sangat terbatas sehingga berdampak terhadap proses pembangunannya.
“Kami ingin cepat menyelesaikannya. Tapi, kemampuan anggarannya masih terbatas jadi belum bisa merealisasikannya hingga sekarang,” katanya.
Salah seorang warga di Kalurahan Kanigoro, Saptosari, Triyono mengatakan, jalan baru Kepek-Ngobaran memiliki peran yang sangat strategis untuk pengembangan sektor kepariwisataan di Saptosari. Pasalnya, jika jalur baru bisa diselesaikan maka akses wisatawan jadi lebih mudah.
Menurut dia, jalur menuju pantai saat ini kurang representatif karena terlalu sempit dan banyak tikungan. Akibatnya, kendaraan besar tidak bisa masuk ke kawasan pantai di Saptosari.
“Terlalu sempit makanya jalan baru bisa segera direalisasikan,” katanya.
Triyono mengakui untuk lahan tidak ada masalah karena Pemkab Gunungkidul sudah membebaskan sejak beberapa tahun yang lalu. “Lokasi jalurnya sudah ada, tapi pembangunannya berhenti di tengah jalan. Kalau jalan baru ini bisa diselesaikan, kami menyakini perkembangan wisata di kawasan Pantai Ngobaran bisa lebih cepat lagi,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Cek jadwal KA Bandara YIA ke Jogja 26 Mei 2026. Perjalanan cepat 40 menit, solusi bebas macet dari bandara ke kota.
Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar dan destinasi wisata favorit, tetapi kini juga menjadi pusat studi banding keselamatan berkendara
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 26 Mei 2026. Simak jam favorit dan tips agar tak kehabisan tiket.
Cek jadwal SIM keliling Jogja 26 Mei 2026 di Condongcatur. Layanan 08.30–13.00 WIB, syarat lengkap perpanjangan SIM.
Prakiraan cuaca Jogja 26 Mei 2026: Sleman berpotensi hujan ringan, wilayah DIY lain berawan dengan suhu 22–31 derajat Celsius.