Advertisement
Yakkum Motivasi Pelajar Cegah Bullying Sejak Dini
Pencegahan bullying dan peningkatan pemahaman kesehatan mental butuh sinergi berbagai pihak. Pusat Rehabilitasi Yakkum menggelar kegiatan bertajuk Generasi Pahlawan: Membangun Kesadaran Sehat Mental, Menciptakan Karya , Senin (10/11/2025). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Pencegahan bullying dan peningkatan pemahaman kesehatan mental butuh sinergi berbagai pihak. Pusat Rehabilitasi Yakkum menggelar kegiatan bertajuk Generasi Pahlawan: Membangun Kesadaran Sehat Mental, Menciptakan Karya , Senin (10/11/2025).
Project Manager Pusat Rehabilitasi Yakkum Siswaningtyas menjelaskan dalam kegiatan tersebut pihaknya sengaja melibatkan para pelajar. Tujuannya untuk melakukan kampanye kesehatan mental pencegahan bullying di kalangan pelajar. Adapun bentuknya melalui lomba Infografis terkait pencegahan bullying. Melalui kegiatan tersebut, ia berharap para pelajar bisa menyebarkan informasi terkait pencegahan bullying di lingkungan sekolah mereka.
Advertisement
"Karena sebagaimana kita ketahui kasus bullying sering terjadi di sekolah. Kami memotivasi adik-adik agar mereka mengkampanyekan kesehatan mental dan pencegahan bullying," ujarnya.
Adapun lomba infografis menjadi bagian dari Program ASIK (Aksi Sehat Jiwa, Inisiatif, dan Kontribusi dari Anak Muda) YAKKUM yang digelar sejak awal 2025 dengan dukungan CBM Global.
Siswa SMA N 1 Wonosari Juara 1 Lomba Infografis, Erni Arum Prasetyani mengaku dengan mengikuti lomba tersebut ia merasa termotivasi untuk merespons potensi bullying di lingkungannya. Pasalnya bullying bisa saja terjadi di sekolahnya.
"Sehingga saya berusaha memotivasi teman-teman sekaligus menyampaikan isi infografis agar tidak melakukan bullying. Saya melihatnya positif lomba seperti ini karena saya jadi paham dan termotivasi," katanya.
Perwakilan Balai Pendidikan Menengah Gunungkidul, Kartika Dian menilai kompetisi tersebut efektif untuk mengajak pelajar mencegah bullying. Hal itu sangat membantu pemerintah dalam upaya menurunkan angka bullying.
"Karena bullying ini butuh sinergi dengan berbagai pihak, apalagi jika bullying dilakukan di luar sekolah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Prabowo Tunjuk Tito Pimpin Satgas Rehabilitasi Bencana Sumatera
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



