Advertisement
Sleman Siapkan Lapis Legit Kaliabu dan Wedang Jiwan untuk WBTb 2026
Kabupaten Sleman
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) menyiapkan dua karya budaya baru untuk diajukan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) pada 2026. Dua karya tersebut adalah Lapis Legit Kaliabu dan Wedang Jiwan.
Kepala Bidang Warisan Budaya Disbud Sleman, Esti Listyowati, menjelaskan bahwa rencana pengajuan dua karya budaya itu masih bersifat sementara. Menurutnya, pengajuan bisa berubah tergantung hasil kajian dan prioritas penetapan budaya lain.
Advertisement
"Masih sebatas rencana, jadi bisa saja berubah atau diganti dengan karya budaya lain,” ujarnya.
Esti menyampaikan, Disbud saat ini masih menunggu SK penetapan Kementerian Kebudayaan atas empat karya budaya yang sebelumnya diajukan, yaitu Bebek Nglengis, Reog Keprajuritan, dan Sruntul.
BACA JUGA
Hingga 2024, Sleman telah memiliki 30 karya budaya yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, antara lain Mitos Gunung Merapi, Tenun Serat Gamplong, Jathilan Lancur, dan Ayam Goreng Kalasan.
Penetapan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Sleman dalam menjaga kelestarian budaya lokal serta memperkuat identitas daerah.
Upaya pelestarian terus dilakukan melalui Festival WBTb, penggunaan karya budaya dalam acara pemerintahan, hingga pemberian penghargaan kepada pelestari budaya.
“Kreasi baru juga kami dorong agar sesuai perkembangan zaman, terutama di era digital,” jelas Esti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kapolda Jatim Pantau Olah TKP Ledakan di Masjid Pesona Regency Jember
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tol Jogja Solo Segmen Prambanan-Purwomartani Pangkas Waktu 30 Menit
- Jadwal Bus KSPN Malioboro ke Pantai Parangtritis Senin 16 Maret 2026
- Ribuan Perantau Tiba di Terminal Semin Gunungkidul, Disambut Bupati
- DPC PPP Bantul Santuni Anak Yatim dan Perkuat Konsolidasi Organisasi
- Puncak Mudik Tol Jogja-Solo 18 Maret, 17.000 Kendaraan Bakal Melintas
Advertisement
Advertisement








