Advertisement
Petani Hutan Bantul Mulai Kenal Teknologi Rotary Drum Biochar
Hutan / Ilustrasi Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Kelompok Tani Hutan (KTH) Jasema di Terong, Dlingo mulai diperkenalkan teknologi rotary drum pyrolysis untuk mengolah limbah biomassa menjadi biochar sebagai upaya pemberdayaan petani hutan.
Lurah Terong, Sugiyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat tani hutan berbasis agroforestri berkelanjutan. Program ini berfokus pada penguatan kapasitas petani dalam pengelolaan sumber daya alam, bekerja sama dengan Pusat Studi Pengelolaan Sumberdaya Lahan (PS2DL) Universitas Gadjah Mada (UGM).
Advertisement
Menurut Sugiyono, masyarakat tani hutan selama ini menghadapi persoalan limbah biomassa yang tidak termanfaatkan secara optimal. Padahal, material sisa produksi hutan itu memiliki potensi ekonomi sekaligus manfaat ekologis jika diolah dengan teknologi tepat guna.
"Sisa limbah hutan yang berlimpah sebenarnya dapat diolah menjadi produk bernilai, salah satunya arang (biochar). Biochar ini dapat dikembalikan ke lahan hutan untuk meningkatkan potensi pertumbuhan pohon serta tanaman sela di sekitarnya," ujar Sugiyono, Senin (17/11/2025).
BACA JUGA
Melalui kolaborasi dengan UGM, teknologi rotary drum pyrolysis diperkenalkan sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan hutan rakyat. Teknologi ini memungkinkan proses pirolisis berjalan lebih efisien dan ramah lingkungan, sehingga petani dapat menghasilkan biochar berkualitas tinggi.
Sugiyono menambahkan, selain memberikan nilai tambah ekonomi, pemanfaatan biochar diharapkan mampu meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur media tanam, dan membantu konservasi karbon.
"Kegiatan ini bukan hanya transfer teknologi, tetapi juga upaya membuka wawasan petani hutan mengenai nilai masa depan hutan rakyat. Kami berharap KTH dapat mandiri dalam mengelola potensi yang selama ini terabaikan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemerintah Siapkan THR 2026 untuk ASN, TNI, dan Polri Rp55 Triliun
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







