Pencairan UGR Tol Jogja-YIA, BPN Kulonprogo Siapkan Rp131 Miliar
BPN Kulonprogo menjadwalkan dua kali UGR Tol Jogja-YIA pada Agustus dengan total nilai mencapai sekitar Rp131 miliar.
Ilustrasi ASN - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kulonprogo secara resmi sudah mengangkat 2.018 honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Pengangkatan itu secara resmi dengan pemberian surat keputusan (SK) PPPK Paruh Waktu kepada penerima sebanyak 2.018 di Taman Budaya Kulonprogo, Kamis (11/12/2025).
Kepala BKPSDM Kulonprogo, Sudarmanto mengatakan, usulan awal honorer yang akan diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu sebanyak 2.026 pegawai. Namun, dalam prosesnya ada yang mengundurkan diri hingga meninggal dunia. Setelah itu, BKN menyetujui PPPK Paruh Waktu Kulonprogo berjumlah 2.019 pegawai.
"Namun satu peserta kembali mundur karena diterima sebagai pamong kalurahan. Jadi total yang menerima SK hari ini berjumlah 2.018 PPPK Paruh Waktu," katanya kepada wartawan, Kamis (11/12/2025).
Para PPPK Paruh Waktu yang baru saja mendapatkan SK pengangkatan ini langsung memecahkan rekor MURI. Pasalnya, seusai prosesi pemberian SK pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini.
Sebanyak 2.018 pegawai Kulonprogo ini melakukan ikrar anti korupsi yang dilantunkan dalam tembang macapat pocung.
Kepala Kejaksaan Negeri Kulonprogo, Yuliati Ningsih mengatakan, pemecahan rekor Muri ini merupakan seremoni peringatan hari anti korupsi sedunia (Hakordia). "Ikrar tersebut dibacakan oleh 2.018 PPPK Paruh Waktu yang baru diangkat," ucapnya.
"Kami memilih menggunakan tembang macapat pocung agar pesan anti korupsi dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan tradisi masyarakat Jawa," kata Yuliati.
Tembang macapat pocung merupakan cara membaca puisi tradisional. Dia berharap, ribuan PPPK Paruh Waktu yang baru diangkat ini benar-benar memahami risiko korupsi. Sehingga mampu menerapkan nilai-nilai anti korupsi dalam pelayanan kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPN Kulonprogo menjadwalkan dua kali UGR Tol Jogja-YIA pada Agustus dengan total nilai mencapai sekitar Rp131 miliar.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.