Jadwal Terbaru SIM Keliling Jogja Jumat 3 Juli 2026
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 3 Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, Drive Thru, SIM MAMI, dan syarat perpanjangan SIM.
Ilustrasi hujan lebat./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat (19/12/2025) diprakirakan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di beberapa kabupaten dan kota.
BMKG mencatat wilayah Sleman berpotensi mengalami hujan sedang, sementara Kulonprogo, Bantul, dan Kota Jogja diprakirakan diguyur hujan ringan. Adapun wilayah Gunungkidul diprediksi berawan sepanjang hari.
Kondisi cuaca tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama perjalanan, kegiatan luar ruang, serta sektor pariwisata. Masyarakat diimbau menyiapkan perlengkapan hujan dan memperhatikan keselamatan.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca, terutama pada siang hingga malam hari, serta memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di luar ruangan.
Berikut adalah prakiraan cuaca secara detail pada lima kabupaten dan kota pada Jumat 19 Desember 2025:
Kulonprogo
Hujan Ringan (suhu 23-31 derajat celcius).
Gunungkidul
Berawan (suhu 22-31 derajat celcius).
Kota Jogja
Hujan Ringan (suhu 22-31 derajat celcius).
Sleman
Hujan Sedang (suhu 23-31 derajat celcius).
Bantul
Hujan Ringan (suhu 22-31 derajat celcius).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 3 Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, Drive Thru, SIM MAMI, dan syarat perpanjangan SIM.
Maroko mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Azzedine Ounahi mencetak dua gol untuk membawa Singa Atlas ke perempat final.
Prakiraan cuaca DIY 5 Juli 2026 didominasi cerah. Kulon Progo berawan, suhu 20-30 derajat Celsius dengan kelembapan hingga 99 persen.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
KWT Sleman dilatih mengembangkan pangan fungsional berbasis pandan dan cabai menjadi produk bernilai tambah untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Pemerintah menargetkan 40 ribu Kopdes Merah Putih mulai beroperasi Oktober 2026 untuk memperkuat ekonomi desa dan layanan masyarakat.