Advertisement
Kolaborasi Driver Bajaj Maxride Perkuat Transportasi Wisata Jogja
Ilustrasi bajaj saat mengaspal di jalan raya. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Komunitas mitra driver bajaj BAJURI (Bajaj Jogja Untuk Rakyat Indonesia) menjadi motor penguatan layanan Bajaj Maxride di Jogja. Melalui pendekatan kolaboratif, transportasi bajaj didorong tidak sekadar sebagai alat mobilitas, tetapi bagian dari pengalaman wisata Jogja.
BAJURI berperan membangun solidaritas pengemudi sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi wisata. Para pengemudi didorong menjaga profesionalisme dan menghadirkan pelayanan ramah sesuai karakter budaya Yogyakarta.
Advertisement
Selain memperkuat komunitas, Bajaj Maxride juga mengembangkan sinergi lintas wilayah melalui berbagai kelompok pengemudi seperti Bajaj Njero Benteng, Bajaj Berkah Jogja, hingga Bajaj Team Sleman untuk menjangkau kebutuhan wisatawan secara merata.
Pembina komunitas pengemudi BAJURI mengatakan komunitasnya siap berperan memperkuat solidaritas, meningkatkan kualitas layanan, serta memperjuangkan eksistensi transportasi rakyat yang berdaya saing dan bermartabat.
BACA JUGA
“Melalui BAJURI, kami ingin para pengemudi tidak hanya bekerja mencari nafkah, tetapi juga memiliki rasa bangga, solid, dan mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dan wisatawan,” kata Sapto dikutip Selasa (13/1/2026).
Ia menjelaskan, para pengemudi Bajaj Maxride juga didorong berperan sebagai duta pariwisata yang memperkenalkan keramahan, nilai budaya, dan kearifan lokal Yogyakarta kepada para wisatawan. “Kami ingin Bajaj bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata Jogja,” ujarnya.
Selain BAJURI, Sapto juga membangun sinergi lintas komunitas pengemudi Bajaj Maxride sesuai wilayah dan segmentasi layanan. Beberapa komunitas tersebut antara lain Bajaj Njero Benteng (BNB) yang melayani kawasan dalam benteng dan area heritage, Bajaj Berkah Jogja (BBJ), serta Bajaj Team Sleman (BATMAN) yang beroperasi di wilayah utara Jogja.
Guna memperkuat koordinasi dan komunikasi antar mitra pengemudi, ia jugamembentuk Alliance of Driver Juragan (ADJ). Wadah ini berfungsi sebagai platform komunikasi untuk menjaga hubungan kerja yang sehat dan berkelanjutan.
“Kami ingin semua mitra merasa memiliki, saling mendukung, dan punya ruang dialog yang terbuka agar kerja sama ini bisa terus berjalan jangka panjang,” kata Sapto.
Di sisi lain, Bajaj Maxride juga terus mengembangkan berbagai inisiatif kolaboratif produktif guna meningkatkan pendapatan mitra pengemudi sekaligus memperkuat ekosistem wisata lokal. Kolaborasi tersebut terjalin dengan sejumlah pelaku usaha dan brand lokal. Tak hanya itu, kerja sama juga dilakukan dengan sejumlah hotel untuk mendukung mobilitas tamu hotel melalui layanan transportasi wisata yang unik dan berkarakter lokal.
General Manager Bajaj Maxride, Antonio Gratiano, menegaskan pendekatan kolaboratif ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mengedepankan asas ekonomi sosial yang saling mendukung.
“Bajaj Maxride dibangun dengan semangat kolaborasi. Juragan, mitra pengemudi, dan manajemen harus saling bahu-membahu menciptakan ekosistem yang inklusif, berkelanjutan, dan saling menguntungkan,” kata Antonio.
Menurutnya, model tersebut menjadi upaya Bajaj Maxride untuk selalu dekat dengan seluruh pemangku kepentingan sekaligus menghadirkan manfaat sosial nyata di setiap kota tempat Bajaj Maxride beroperasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Skandal Upeti Polisi Malaysia, Terima Suap Lindungi Bisnis Ilegal
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




