Advertisement

Baru Ada 10 SPPG di Sleman Kantongi Sertifikat Laik Higiene

Andreas Yuda Pramono
Selasa, 13 Januari 2026 - 19:27 WIB
Jumali
Baru Ada 10 SPPG di Sleman Kantongi Sertifikat Laik Higiene Petugas menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Cimahi, Jawa Barat. ANTARA - Lintang Budiyanti Prameswari.

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Dari total 72 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Sleman, baru sepuluh unit yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Sertifikat ini merupakan bukti resmi bahwa dapur layanan telah memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Advertisement

Jika merujuk pada data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman per 27 September 2025, tercatat sebanyak 72 SPPG telah beroperasi, tingkat kepemilikan SLHS saat ini tergolong masih rendah.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Sleman, Tunggul Birowo, menjelaskan bahwa sepuluh SPPG tersebut tersebar di sejumlah kapanewon. “Dinkes terus mendorong SPPG lain untuk segera mengurus kepemilikan SLHS demi menjamin keamanan konsumsi masyarakat,” kata Tunggul saat dihubungi, Selasa (13/1/2026).

Daftar 10 SPPG di Sleman yang Sudah Memiliki SLHS

Berikut adalah daftar satuan layanan gizi di Sleman yang telah tersertifikasi laik higiene:

  1. SPPG Sleman Ngemplak Umbulmartani 4
  2. SPPG Sidomoyo (Sidoagung 2)
  3. SPPG Seyegan Margomulyo
  4. SPPG Sleman Mlati Sinduadi
  5. SPPG Tirtomartani 2
  6. SPPG Bokoharjo 3 Prambanan
  7. SPPG Sleman Cangkringan Argomulyo
  8. SPPG Sleman Mlati Tlogoadi 2
  9. SPPG Berbah Sendangtirto
  10. SPPG Bokoharjo 2 Prambanan


Wakil Ketua Satgas Percepatan Program MBG Pemkab Sleman, Agung Armawanta, menyatakan bahwa pihaknya bersama perangkat daerah terkait telah melakukan pembinaan intensif mengenai pentingnya SLHS.

Agung menegaskan bahwa proses pengajuan sertifikat sebenarnya cukup cepat asalkan syarat-syarat terpenuhi. Pengajuan dilakukan secara digital melalui sistem Online Single Submission (OSS).

“Prosesnya cepat jika syarat lengkap dan benar. Jadi, kendalanya lebih kepada kesiapan internal masing-masing SPPG dalam memenuhi standar yang diajukan melalui OSS,” jelas Agung.

Salah satu unit yang sudah tersertifikasi adalah SPPG Margomulyo, Seyegan. Kepala SPPG Margomulyo, Joni Prasetyo, memastikan pihaknya telah mengantongi SLHS sebelum resmi beroperasi pada Kamis (8/1/2026) lalu.

“Fokus utama kami adalah memastikan keamanan pangan, kualitas gizi, serta pelayanan yang tertib dan profesional sejak hari pertama,” ungkap Joni.

Ia menambahkan, seluruh rantai produksi dipantau secara ketat, mulai dari seleksi bahan pangan, sterilitas dapur, hingga pemeriksaan kesehatan personel. Sebagai bentuk transparansi, SPPG Margomulyo juga melakukan dokumentasi publikasi menu dan proses distribusi melalui media sosial sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Crane Proyek Kereta Cepat Thailand Ambruk, Kereta Terbelah 28 Tewas

Crane Proyek Kereta Cepat Thailand Ambruk, Kereta Terbelah 28 Tewas

News
| Rabu, 14 Januari 2026, 18:27 WIB

Advertisement

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Wisata
| Selasa, 13 Januari 2026, 16:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement