Advertisement
Kecelakaan Motor di Pandak Bantul, Dua Pelajar Meninggal Dunia
Petugas saat mengevakuasi korban yang meninggal dunia di tempat. Dok Polres Bantul
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL— Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Sanden, tepatnya di depan tempat pencucian motor di Dusun Tegalsempu, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak, Rabu (21/1/2026) sore. Insiden tersebut menyebabkan dua pelajar meninggal dunia dan satu pelajar lainnya mengalami luka serius.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Sepeda motor Yamaha N-Max tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang ditumpangi tiga pelajar diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum mengalami kecelakaan tunggal.
Advertisement
“Sepeda motor melaju dari arah utara ke selatan. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga kehilangan kendali, oleng ke kiri, lalu menabrak tiang lampu penerangan jalan di sisi timur jalan,” kata Rita, Kamis (22/1/2026).
Akibat benturan keras tersebut, sepeda motor beserta para penumpangnya terlempar dan jatuh ke area persawahan di sisi kiri jalan. Pengendara berinisial FA (15), warga Caturharjo, Pandak, mengalami cedera kepala berat. Korban sempat dilarikan ke RS UII Pandak untuk mendapatkan perawatan medis, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia.
BACA JUGA
Sementara itu, pembonceng tengah berinisial FWP (14), warga Murtigading, Sanden, mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS UII Pandak. Pembonceng belakang berinisial RRP (14), warga Caturharjo, Pandak, mengalami patah tulang pada tangan kiri dan hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.
Rita menambahkan, kondisi sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah komponen seperti lampu depan, slebor depan, cover depan, tebeng kanan dan kiri dilaporkan pecah, sementara shock depan bengkok akibat benturan.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pengendara kehilangan kendali saat berkendara dengan kecepatan tinggi,” ujarnya.
Polres Bantul mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan aktivitas berkendara anak di bawah umur serta memastikan penggunaan kendaraan sesuai aturan demi keselamatan di jalan raya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Banjir Rendam Jalur Pantura Pati, Polisi Terapkan Rekayasa Arus
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- HGN ke-66, Persagi DIY Edukasi Gizi 24 Sekolah di Bantul
- Jalan Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Ditargetkan Dibuka Juli 2026
- Pilkades Serentak Gunungkidul 2026 Tetap Manual, Ini Alasannya
- Dongkrak Kualitas Destinasi, DIY Targetkan Standar Global di JBM 2026
- Puluhan Siswa Sentolo Keracunan, MBG Jadi Dugaan Awal
Advertisement
Advertisement



